| Selasa, 27 Desember 2005 | BUDAYA |
''SBY Upacara'' Andalan Eko PatrioJAKARTA - Eko Patrio dengan bendera Komando Production tampaknya selalu mempunyai jurus baru untuk menghasilkan program teve andalan. Akhir pekan lalu, di studio Antv Jakarta, pentolan kelompok lawak Patrio itu secara resmi merilis dua program teve baru, yakni SBY dan Upacara. SBY versi Eko bukan singkatan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, melainkan Santai Bareng Yuk..!! Dalam acara itu, Eko masih menjual lawakan. ''Tren acara lawak tidak akan pernah ada habisnya, dan acara semacam ini tidak akan pernah ditinggal pergi pemirsanya,'' kata Eko Patrio mengenai acara yang ditayangkan setiap Senin-Jumat, pukul 18.00, di Antv. Dengan konsep variety comedy yang mengandalkan alur cerita menarik, seting apik dan pelibatan nama-nama terdepan dalam dunia lawak Tanah Air seperti Patrio, Jojon, Bolot dan Tessy, plus bintang tamu seperti Cici Paramida, Inul Daratista, Gunawan, Peggy Melati Sukma, dan artis lainnya, ia yakin acaranya akan sukses. ''Sejak ditayangkan pertama 19 Desember 2005 lalu, rating yang kami perolah menggembirakan,'' katanya. Menurut Indra dari Antv, di era kapitalisme yang mengandalkan perolehan iklan sebagai penilain utama sukses tidaknya sebuah tayangan, SBY sudah menembus kriteria itu. ''Ini dibuktikan dengan surat yang masuh ke faksimili Antv, bahwa penggemar acara ini cukup signifikan, selain rating yang bersaing,'' katanya. Sementara ltu, Upacara atau Ulfa Punya Acara yang mempunyai tagline ''4 Senyum, 5 Ketawa - Minimal Senyum Maksimal Ketawa'' mengambil konsep talk show dengan dipandu komedian Ulya Dwiyanti. Upacara merupakan tayangan talk show yang membahas secara mendalam sebuah pemikiran intelektual dan wawasan masyarakat, tanpa melupakan unsur komedinya. ''Jadi di sini kami menghadirkan Ulfa dalam sosok dan pemikiran yang lain,'' ujar Eko. Acara ini mencoba membuka wacana dan pola pikir terhadap sebuah permasalahan yang cenderung tersembunyi atau berbau tabu di masyarakat, dan mengupasnya dengan cerdas namun tetap dalam nuansa humanis yang komedik. ''Saya, sebagai anchor tidak akan tampil sebagaimana trade-mark saya selama ini yang terkenal cuwawakan,'' kata Ulfa. Eko dan Ulfa menjamin acaranya akan memberikan sesuatu yang lain kepada pemirsa. Topik seperti gay, lesbian, perempuan simpanan, anak kepala negara di balik kehidupan Istana, dan berbagai hal yang menarik lainnya akan menjadi menu utama. Selain tentu saja tetap melibatkan bintang tamu yang sudah dikenal penonton. Upacara ditayangkan setiap Senin-Jumat, mulai pukul 08.00 di Antv. (G20-43) |