logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Desember 2005 BANYUMAS
Line

Ingin TKI Bermutu Cilacap Dirikan BLKLN

CILACAP - Terobsesi untuk menciptakan tenaga kerja Indonesia nonpekerja pabrik (TKI informal) bermutu, Pemkab Cilacap mendirikan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN). Balai yang pendiriannya dimulai setahun lalu dan menghabiskan dana sekitar Rp 750 juta, pekan lalu resmi beroperasi.

''Secara resmi BLKLN Cilacap mulai beroperasi pekan lalu. Saat ini balai tengah mendidik 48 TKI tujuan Singapura dan Malaysia,'' ujar Kabag Pembinaan Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Dian Arinda.

Lebih lanjut dia mengemukakan, selama ini ada kecenderungan keterampilan kerja TKI informal asal Cilacap kurang. Salah satu penyebab dari kekurangcakapan mereka adalah karena sedikitnya pelatihan yang mereka terima sebelum berangkat ke luar negeri.

''Akibat lebih jauh dari kekurangterampilan mereka adalah tingginya angka kecelakaan kerja di kalangan mereka,'' ujarnya.

Karena tidak ingin kondisi ini berlanjut, sambung dia, Pemkab mendirikan BLKLN. Balai tersebut terletak di Jalan Oerip Soemohardjo dalam kompleks asrama Transito Transmigrasi Cilacap.

Para TKI yang dididik di BLKLN dilatih berbagai keterampilan yang terkait dengan kerja domestik dan kemampuan berkomunikasi. Pelatihan di balai itu berlangsung dua pekan dengan jam belajar setiap hari.

''Para tutor yang memberikan pelatihan merupakan tenaga yang ahli di bidangnya,'' tuturnya.

Termasuk dalam materi yang diberikan adalah tata boga, tata graha, dan bahasa. Masuk dalam pelajaran tata boga dan tata graha adalah penggunaan peralatan dapur, pertamanan, dan rumah tangga lain. Sementara itu, pelatihan keterampilan bahasa asing yang diberikan disesuaikan dengan bahasa negara tujuan TKI.

''Kalau akan diberangkatkan ke Malaysia, kami latih bahasa Melayu, ke Singapura bahasa Inggris, dan ke Taiwan bahasa Mandarin,'' ungkapnya.

Setelah dua minggu pelatihan akan dilakukan dengan ujian agar para TKI tersebut memperoleh sertifikat keterampilan. Tentang pelaksanaan ujian, BLKLN Cilacap akan bekerja sama dengan BLKLN Provinsi Jawa Tengah yang dianggap lebih berpengalaman.

Dalam kesempatan tersebut, Disnakertrans juga menyatakan siap menerima TKI kiriman para PJTKI di Cilacap dalam upaya peningkatan keterampilan mereka. Dengan pendirian BLKLN itu diharapkan semakin banyak TKI Cilacap yang terampil dalam bekerja dan semakin berkurang angka kecelakaan di kalangan mereka. (G21-55j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA