SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 22 Desember 2005

BEIJING - Limbah beracun dari pabrik peleburan seng telah menghentikan suplai air dari sungai di selatan China selama delapan jam dan mengancam kota-kota di hilir. Hal itu merupakan bencana lingkungan kedua yang melanda China dalam beberapa pekan, kata media pemerintah Rabu kemarin.

BETHLEHEM - Para peziarah yang ingin napak tilas dari Jerusalem ke Betlehem pada Natal ini harus kecewa. Sebab, para peziarah akan menemui sebuah tembok tinggi yang menghalangi jalan masuk ke kota suci umat kristiani itu. Tembok baja tinggi dengan pintu besi ini dijaga ketat oleh tentara Israel.

WASHINGTON - Penyadapan yang diperintahkan Presiden George W Bush terhadap warga Amerika yang memiliki hubungan dengan tersangka teroris telah salah sasaran. Harian The New York Times kemarin melaporkan, program tersebut tanpa sengaja menangkap beberapa komunikasi dalam negeri.

BAGDAD - Persidangan Saddam Hussein dengan tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan dilanjutkan kembali, Rabu kemarin. Dalam sidang itu, seorang saksi menggambarkan pembunuhan dan penyiksaan yang dilakukan aparat rezim Saddam.

NEW YORK - Seorang hakim mengenakan denda satu juta dolar (sekitar Rp 10 miliar) sehari terhadap para pegawai transportasi yang melakukan aksi mogok massal.

WINA - Suasana menjelang perundingan nuklir antara Iran dan trio Eropa lebih mirip awal konfrontasi ketimbang upaya mencapai kompromi. Iran kembali menegaskan keinginannya untuk menjalankan program nuklir berskala penuh, Rabu kemarin.

BANGKOK - Kabinet Thailand dijadwalkan akan mengadakan sidang gabungan dengan kabinet Indonesia dan Vietnam pada awal tahun depan. Sidang kabinet gabungan dengan Vietnam ditetapkan pada Februari 2006, sedangkan dengan kabinet Indonesia pada Maret 2006, Juru bicara pemerintah Surapong Suebwonglee mengatakan hal itu usai pertemuan resmi kabinet di kota kuno Sukhothai, Thailand utara, kemarin.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA