SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Kamis, 22 Desember 2005

SEMARANG-Suku bunga perbankan yang tinggi, ternyata tak memengaruhi permintaan kredit konsumsi, khususnya kredit kepemilikan rumah.

Proporsi kredit bidang properti ini mencapai 55% dari total kredit konsumsi. Bahkan di Jateng, kredit properti yang dikucurkan perbankan tahun 2005 mencapai Rp 3,1 triliun. Diperkirakan kredit ini akan terus meningkat pada tahun mendatang. Meski kondisi perekonomian secara umum...

JAKARTA- RUPSLB Bank Mandiri menyepakati plafon hapus tagih yang akan dilakukan manajemen bank BUMN itu sebesar Rp 3 triliun. Selain itu, Bank Mandiri membuka kemungkinan menurunkan batas pengelolaan kredit bermasalah yang ditangani Special Purpose Vehicle (SPV) dari semula Rp 3 triliun menjadi Rp 1 triliun.

JAKARTA-Seruan Bank Indonesia (BI) agar antarjaringan (switching) ATM meningkatkan interoperability akan menguntungkan nasabah dan perbankan. Sebab bank tak perlu melakukan investasi lagi untuk bekerja sama dengan jaringan ATM lain dalam rangka memperluas penetrasinya ke nasabah.

SEMARANG-Angka kecelakaan kerja di perusahaan terus menunjukkan peningkatan. Hal ini terlihat dari data Jamsostek yang menyebutkan selama triwulan III tahun 2005 pembayaran klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) mencapai Rp 168,81 miliar untuk 75.667 kasus.

SEMARANG-Ketersediaan stok bahan-bahan pokok akan dijamin sampai tahun baru 2006. Komoditas itu merupakan stok yang telah dipersiapkan untuk tiga bulan terakhir.

JAKARTA-Pemerintah dalam hal ini Menteri Pertanian (Mentan) dinilai tidak serius tangani pupuk, sehingga terjadi kelangkaan. Harganya pun melambung di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan. Ketua Fraksi PDI-P DPR,

SEMARANG-Pemerintah harus bisa membenahi regulasi yang tidak proinvestasi. Di samping itu, pemerintah juga harus bisa menciptakan iklim bisnis yang kondusif. Menurut Ketua Umum...

SEMARANG-Angka inflasi pada awal 2006 diprediksi masih tetap tinggi. Kondisi itu diperkirakan akibat guncangan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang masih terasa.

JAKARTA-Dalam dua minggu ke depan, PT Telkom akan mengembalikan utang Rekening Dana Investasi (RDI) senilai Rp 1 triliun yang akan direalisasikan sebelum akhir 2005. Sebagai langkah awal, Telkom segera mengirimkan surat kepada pemerintah (Departemen Keuangan dan Kementerian BUMN) untuk meminta persetujuan utang yang akan dibayarkan, yaitu utang denominasi yen atau dolar AS.

SEMARANG-Menghadapi persaingan bisnis industri jamu, pengusaha diminta tidak terpaku pada resep tradisional atau turun-temurun saja. Sebaliknya, industri jamu harus mampu melakukan inovasi baru, sehingga produknya mampu bersaing dengan produk lain. Dengan demikian, pasarnya akan terus mengalami peningkatan.

JAKARTA-Peran Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) dalam memajukan industri pers tidak diragukan lagi. Namun tidak banyak yang tahu organisasi ini memiliki perjalanan panjang, sehingga eksistensinya diakui. PPPI didirikan 20 Desember 1972, menggantikan asosiasi sebelumnya, Persatuan Biro Reklame Indonesia (PBRI).

JAKARTA-PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk berencana melepas obligasi rekapitalisasi senilai Rp 6 triliun pada tahun depan. Penjualan obligasi ini, untuk menutup gap antara dana pihak ketiga yang dihimpun dengan penyaluran kredit pada 2006. Wakil Dirut BRI I Wayan Alit Antara pada paparan publik Bank BUMN itu di Jakarta, Selasa (20/12), mengungkapkan obligasi yang akan dilepas merupakan obligasi rekap dengan yield (tingkat imbal hasil) 12%-13%.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA