| Kamis, 22 Desember 2005 | PANTURA |
Keluarga Elawati Terima Santunan 4.500 DolarPEKALONGAN- Elawati, tenaga kerja wanita (TKW) yang meninggal di Riyadh Saudi, 31 Mei 2005 mendapat santunan dari Yayasan Jaminan Sosial Perlindungan TKI Luar Negeri Waliamanah, Jakarta. Santunan itu diterima orang tua korban, Sunaryo, warga Banyurip Ageng, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Santunan 4.500 dolar AS atau sekitar Rp 45 juta itu, menurut keterangan Kabid Transpenta Disnakertrans Pekalongan, Dirgahayu Pujiastuti SH, diserahkan 14 Desember lalu di Kantor Direktorat Perlindungan dan Advokasi Ditjen Pusat Pengerahan Tenaga Kerja Luar Negeri Depnaker, Jakarta. Dia mengatakan, santunan diberikan setelah Disnakertrans Pekalongan mengirim surat ke PT Muhasatama Perdana Bekasi, selaku penyalur wanita tersebut ke Saudi. Isi surat itu meminta pertanggungjawaban perusahaan segera memberikan santunan, gaji yang belum dibayarkan, dan perbekalan selama di Riyadh. Surat tersebut ditandatangani Kepala Disnakertrans, Sofyan Adnan SH. Selain itu, Disnakertrans juga meminta surat itu segera ditanggapi paling lama tiga pekan. Meski surat tersebut belum dibalas dari perusahaan, pada pertengahan Desember lalu, PT Muhasatama sudah memanggil orang tua korban untuk menerima santunan 4.500 dolar. Uang sebesar itu perinciannya, untuk santunan kematian 4.000 dolar dan 500 dolar untuk biaya penguburan. Dengan santunan itu, kini keluarga korban tinggal menunggu haknya untuk mendapatkan pengiriman gaji yang belum dibayarkan majikannya serta perbekalan. Seperti diberitakan, Elawati, TKW asal Banyurip Ageng, Kota Pekalongan meninggal di sebuah rumah sakit di Riyadh, Saudi Arabia, 31 Mei 2005. Namun sayang, kabar kematian itu baru disampaikan kepada keluarga 22 November 2005, sehingga mengejutkan keluarganya. Yang lebih mengagetkan lagi, korban sampai saat itu belum dimakamkan, sehingga membuat keluarga resah. Informasi belum dikuburnya almarhumah itu diketahui dari permintaan KBRI kepada orang tua untuk meminta izin mengubur jenazah Elawati di Saudi. (A15-61s) |