| Kamis, 22 Desember 2005 | PANTURA |
Menjambret, Residivis DitembakKAJEN - M Riyanto alias Cekitet (18), warga Kelurahan Jenggot, Pekalongan Selatan, ditembak kakinya karena berusaha kabur dari sergapan petugas Polres Pekalongan, Rabu (21/12). Residivis yang juga anggota sindikat jambret Pantura itu sudah lama dicari polisi. Kemarin, petugas Reskrim Polres Pekalongan mendapat informasi bahwa Cekitet berada di Pakumbulan, Buaran, Kabupaten Pekalongan. Ketika petugas tiba di lokasi, residivis itu berusaha kabur. Petugas pun terpaksa melumpuhkan kakinya dengan timah panas. Sebelum melakukan aksi penjambretan pada 15 November lalu, remaja itu baru saja (2 September) keluar dari LP Pekalongan, juga karena kasus penjambretan. Kepada petugas, dia mengaku melakukan kejahatan bersama temannya yang saat ini buron. Pada penjambretan 15 November, dia menguntit Hj Toami (45), warga Wiroditan, Bojong, yang baru pulang dari kios dan akan pulang ke rumah. Ketika Hj Toami membuka pintu rumahnya, Cekitet menjambret tas korban yang berisi uang Rp 18,5 juta. Korban berteriak dan warga pun mengejar. Namun, Cekitet yang sudah berpengalaman meloloskan diri. Uang hasil jambret kemudian digunakan untuk membeli motor dan foya-foya bersama teman. "Uang itu saya gunakan untuk mabuk dan bersenang-senang," ujarnya kepada petugas penyidik. Curi Motor Setelah uang itu habis, dia kembali melakukan aksi kejahatan. Kali ini, mencuri motor di Kota Pekalongan bersama Gunawan (19), warga Kelurahan Jenggot. Gunawan sebelumnya sudah berhasil dibekuk oleh petugas Polresta Pekalongan (Suara Merdeka, 21/12). Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotharia Latif melalui Kasat Reskrim AKP Pramuja Sigit W menandaskan, Cekitat sudah lama dicari. Saat ini pihaknya sedang mencari dua buron lain yang diduga juga gembong penjambret yang meresahkan masyarakat. Sebelumnya, Polres Pekalongan berhasil menangkap pelaku penjambretan yang lain, yaitu Rendi Purwanto (17), warga Kelurahan Bendan, Pekalongan Barat. Sebelum ditangkap, tersangka sempat dihajar massa karena terjatuh dari motor setelah menjambret di Jalan Raya Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Namun, teman Rendi yang membawa sepeda motor kabur. "Teman Rendi dan Cekitet yang masih buron diduga juga telah beberapa kali melakukan penjambretan," kata AKP Pramuja.(G16-58) |