logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Desember 2005 MURIA
Line

Dipersoalkan, Pencuri Jadi Pengurus LMDH

BLORA - Berbagai pertanyaan muncul pada acara Pemberdayaan Forum Komunikasi (Forkom) Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, se-KPH Blora, di ruang pertemuan Sekretariat Daerah (Setda), kemarin.

Satu di antara sejumlah pertanyaan menarik adalah, dimasukkannya warga yang dikenal sebagai pencuri kayu dalam kepengurusan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

"Kenapa orang yang dikenal sebagai pencuri kayu malah diangkat menjadi pengurus LMDH?" tanya Eko Asmoyo, salah seorang pengurus LMDH Desa Bogem, Kecamatan Japah, Blora, kepada Kepala Seksi Pembinaan Lingkungan Sumber Daya Hutan Perum Perhutani Unit I Jateng, Ir Dwi Witjahjono, yang menjadi salah satu pembicara dalam acara itu.

Tanpa menyebut nama pengurus LMDH yang dikenal sebagai pencuri kayu tersebut, Eko juga mempertanyakan apakah pengangkatannya bertujuan untuk mengalihkan "profesi" mencuri, sehingga pengurus tersebut mempunyai kesibukan lain?

Dia juga meminta Forkom PHBM mempunyai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis), sehingga Forkom PHBM di tingkat desa mempunyai pegangan untuk melaksanakan program-programnya.

"Sampai saat ini, saya belum tahu juklak dan juknis Forkom PHBM tersebut," tandasnya.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Dwi Witjahjono mengatakan, hanya sebagian kecil pengurus PHBM yang dulunya berperilaku tidak baik. Bahkan, dia mencontohkan di salah satu daerah ada salah seorang yang dulunya berperilaku tak baik, setelah diangkat menjadi pengurus PHBM, menjadi sadar.

"Dia sadar, ternyata akibat perbuatannya dulu menyebabkan kerusakan hutan. Justru sekarang dia rela mengorbankan biaya untuk memperbaiki hutan di daerahnya dan memajukan LMDH," ujarnya.

Berkait dengan juklak dan juknis, menurut dia, akan menjadi masukan dalam rapat Forkom PHBM di Surabaya pekan mendatang.

"Masukan Anda, nanti akan kami sampaikan di rapat tersebut," tandasnya.

Selain Dwi Witjahjono, pembicara yang dihadirkan dalam acara yang diselenggarakan Perhutani KPH Blora itu antara lain Wakil Ketua Forkom PHBM Provinsi Jateng, Herawati, dan peneliti dari FISIP Undip, Titik Djumiarti SSos MSi.

Acara yang dibuka Asisten II Setda, Umartono SH, itu diikuti seluruh pengurus LMDH, perangkat desa, dan aparat kecamatan di Blora. Beberapa peserta mengusulkan pembentukan usaha ekonomi produktif di setiap desa yang bergabung dalam LMDH.

Bahkan, Administrator Perhutani KPH Randublatung, Ir Ellan Barlian, mengusulkan dibentuknya koperasi LMDH. Tujuannya, agar kesejahteraan masyarakat desa bisa lebih baik lagi.(aiz-54a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA