logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Desember 2005 MURIA
Line

Nelayan Diminta Lebih Waspada

JEPARA - Kantor Pelabuhan Jepara mengumumkan imbauan resmi kepada seluruh nelayan Jepara untuk lebih waspada dengan musim barat di Laut Jawa. Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang dan ombak besar, bisa membahayakan nelayan yang melaut.

"Kami mengimbau seluruh nelayan Jepara untuk meningkatkan kewaspadaan. Demi keselamatan, jika angin kencang dan ombak besar datang, sebaiknya menunda melaut dulu," pinta Kepala Pelabuhan Jepara Sukardi melalui Bagian Keselamatan Nelayan Suwartoyo, Rabu (21/12).

Menurut dia, Kantor Pelabuhan Jepara berkoordinasi lebih intensif dengan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Klimatologi Kelas I Semarang untuk memberikan informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca di Laut Jawa.

Dalam sepekan terakhir, musim barat mulai jelas terlihat, dengan pertanda hujan deras, angin kencang, dan ombak besar. Iklim yang demikian terjadi di Laut Jawa bagian timur, sepanjang perairan Kendal bagian barat hingga perairan Rembang di timur.

Di perairan Jepara, mulai Rabu (21/12) hingga akhir Desember, cuaca diperkirakan tidak aman untuk pelayaran. Kecepatan angin diperkirakan 12,1-20,0 knot di kawasan 20 mil laut dari garis pantai. Kecepatan angin bahkan mencapai 28 knot pada 20-50 mil laut. Ini meningkat dibanding dengan rata-rata kecepatan angin maksimal, hanya 10 knot di 50 mil laut.

Sementara itu, tinggi gelombang juga diperkirakan meningkat hingga 31 Desember nanti. Pada jarak mulai garis pantai hingga 20 mil laut, tinggi gelombang diperkirakan satu meter. Sementara pada jarak 20-100 mil laut, tinggi ombak rata-rata 2 meter, bahkan bisa lebih. "Dengan demikian, berbahaya melakukan aktivitas pelayaran di perairan Jepara," tandasnya.

Kantor Pelabuhan Jepara telah mempublikasikan imbauan itu lewat radio-radio lokal dan langsung pada para nelayan. "Kami mengakui, memang ada beberapa nelayan yang terpaksa melaut. Namun, apa pun alasannya keselamatan itu lebih penting. Kalaupun terpaksa, kami imbau tidak terlalu ke tengah dan sebaiknya membekali diri dengan alat-alat pengaman," pintanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Suara Merdeka , satu lembar seng dan beberapa puluh genteng atap bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Ujungbatu Jepara, rontok diterpa angin. (H15-15m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA