logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Innocent Akan Dipantau Dahulu

  • Belum Dikontrak

JEPARA-Manajemen Persijap belum mengontrak secara resmi pemain asal Nigeria Innocent Chinedu Ikewesi. Mereka masih akan melihat kualitas Innocent hingga pekan depan.

''Kami masih akan memantau permainannya pada pertandingan uji coba melawan Persiku, Jumat, dan mungkin di uji coba berikutnya,'' kata Asisten Manajer Nurkukuh saat menunggui partai uji coba Persijap melawan PS Welahan bersama Innocent di Stadion Kamal Djunaidi, sore kemarin. Pemain itu tiba di Jepara pada Selasa kemarin (20/12) pukul 04.00 WIB.

Klub masih belum melakukan pembicaraan resmi dengan Innocent maupun Crystal Sportina, agen yang membawanya dari Thailand.

Surat bebas narkoba dan visa Innocent telah beres, dan saat ini agen masih mengurus sertifikat transfer internasional (ITC).

Diperkirakan sebelum Januari, ITC juga sudah dikantongi. Manajemen tim belum mendaftarkan secara resmi ke PSSI nama-nama pemain yang akan membela Persijap musim depan.

''Kami tidak terlalu khawatir, karena manajemen sudah mempersiapkannya sebelum batas terakhir 31 Desember nanti,'' lanjut Nurkukuh.

Saat ditemui di stadion, Innocent menyatakan masih buta dengan kompetisi di Indonesia. Pemain kelahiran Nigeria 13 Maret 1984 itu menanyakan prestasi terakhir Persijap.

''Saya kira Persijap akan memiliki motivasi lebih untuk bangkit,'' ucapnya setelah mengetahui musim 2005 Persijap adalah klub dengan urutan paling terakhir yang selamat dari degradasi.

Pemain dengan tinggi 192 cm dan berat badan 80 kg itu adalah jebolan klub Ranger Yunior di negara asalnya. Ia memulai karier di Ranger sejak masih berusia 15 tahun.

Ia baru pindah dari Ranger Yunior ke Telephone Organization of Thailand (TOT), klub di Thailand, pada musim kompetisi 2003-2004.

Pemain Terbaik

Saat itu TOT masih berkiprah di Divisi I. Di tahun pertamanya bersama TOT, Innocent yang menjadi striker mencetak tujuh gol dari 12 pertandingan selama satu musim kompetisi.

Koleksi gol Innocent hanya terpaut satu gol dengan pemegang top scorer dari klub lain. ''Saya bergembira karena saat itu TOT menjadi juara Divisi I dan promosi ke Divisi Utama,'' kenangnya.

Pada tahun yang sama Innocent terpilih menjadi pemain terbaik di arena Queen Cup. Ia mengoleksi lima gol pada tujuh pertandingan di kejuaraan itu.

Pada musim 2004-2005, ketika TOT promosi di Divisi Utama Liga Thailand Innocent diplot Kok, pelatihnya, untuk menghuni posisi gelandang bertahan.

''Saya bisa melakukan tugas dengan baik, meski itu bukan posisi yang paling tepat untuk saya,'' kata pemain yang dilepas TOT ke Persijap dengan nilai transfer 100.000 bath (Rp 25 juta). Sebenarnya kontraknya bersama TOT baru berakhir pada akhir 2006.

''Jika saya akhirnya nanti bermain di Persijap, tentu saya lebih suka menjadi penyerang. Kepala saya lebih menyukai heading ke arah gawang lawan. Demikian juga kaki saya,'' ujar Innocent yang mengaku sedih negaranya tak lolos di World Cup 2006 di Jerman. (H15-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA