logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Colly Misrun Bobol Gawang Persiku

KUDUS-Tampil di depan tujuh ribu pendukungnya di Stadion Wergu Wetan Kudus, Persiku menyerah 0-1 dari Persela Lamongan dalam pertandingan persahabatan kemarin. Gol tim tamu diciptakan Colly Misrun pada menit ke-51, setelah lolos dari kawalan pemain belakang tuan rumah.

Keputusan Pelatih Kepala Hanafing menarik tiga pemain pilarnya, yakni Bambang Harsoyo, Agus Santiko, dan Reinold Pietersz di babak kedua, mengurangi daya dobrak tuan rumah. Apalagi ketika itu lawan tampil dengan memainkan pasukan utamanya.

Strategi menarik tiga pemain kunci itu memang direncanakan Hanafing. Menurutnya, selain untuk menguji seluruh pemainnya, dia juga ingin menyimpan tenaga beberapa pemainnya sebagai persiapan menghadapi latih tanding melawan Persijap Jepara.

''Akhir pekan ini kami akan beruji coba dengan Persijap di Staion Kamal Djunaidi. Kami tidak ingin tenaga pemain terkuras pada pertandingan lawan Persela ini (kemarin, red). Sebab, pertandingan di Jepara nanti bakal kami jadikan ujian untuk para pemain yang ada sekarang,'' ujarnya.

Pemain Asing

Berbeda dengan laga-laga uji coba yang dilakukan sebelumnya, di Jepara nanti Persiku akan mengikuti semacam turnamen segi tiga. Selain Persiku dan Persijap, satu tim lagi yang diharapkan bisa datang ke Jepara adalah Persibat Batang.

Laga tanding di kota ukir tersebut, lanjut Hanafing, juga dimaksudkan untuk menguji pola dan strategi, serta melihat kontribusi pemain asing asal Thailand yang dimiliki timnya saat ini. Ia menilai, dari tiga pemain asing yang dimainkan kemarin, hanya Thawa Sritummanusarn dan Anon Nanok yang masuk kriteria standar.

Wisarut Pannasi kemungkinan akan didepak dari pasukan kebanggaan kota Kretek tersebut. ''Saya belum melihat kualitasnya dalam memberikan kontribusi yang besar terhadap tim,'' ungkapnya.

Selain itu, meskipun ditempatkan di sektor yang biasa dia mainkan, yakni rusuk kiri, Pannasi masih belum tampil maksimal. Gol Persela, ujarnya, sedikit banyak disebabkan Pannasi terlambat mengantisipasi aksi individual Colly Misrun. (H8-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA