logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Sunu Raih Emas

  • Kejurnas Angkat Berat 2005

JAKARTA- Lifter Jawa Tengah, Sunu, yang turun di kelas 52 kg putra nyaris mempersembahkan dua medali emas dan satu perak untuk kontingennya dalam Kejuaraan Nasional Angkat Besi dan Angkat Berat PABBSI 2005 di Pusdiklat Depsos Margaguna, Jakarta, Selasa (20/12) kemarin.

Sayang, emas nomor angkatan total seberat 422,5 kg harus jatuh ke tangan lifter Adrizal (Sumbar) yang memiliki berat badan 46,30 kg, lebih ringan 4,85 kg dari Sunu (51,15 kg). Pada angkatan total di kelas 52 kg ini, Sunu harus puas mendapat medali perak meski total angkatannya sama dengan Adrizal, yakni 422,5 kg.

Medali emas Sunu diraih dari angkatan dead lift dengan beban seberat 180 kg, ditambah satu perak lewat angkatan squat (162,5 kg). Di bench press, Sunu tidak beruntung karena tidak kebagian medali.

Di kelas 52 kg putra ini, lifter Sumbar, Adrizal berhasil mendulang tiga emas lewat angkatan squat (170 kg), bench press (87,5 kg) dan total (422,5 kg).

Protes sempat mewarnai hari pertama kejurnas angkat berat senior di kelas 52 kg, Selasa (20/12) kemarin. Protes tersebut dilayangkan oleh Ketua Pengda PABBSI Jawa Timur, Suswanto, karena lifternya Dian Ross yang turun di kelas 52 kg ini seharusnya meraih satu medali emas dari angkatan bench press (97,5 kg) dan dari squat (165 kg) seharusnya meraih perak. Akibat pada angkatan dead lift gagal pada beban 135 kg, akhirnya angkatan squat dan bench press Dian dinyatakan gugur, alias tidak berhak untuk menerima medali.

Sesuai Aturan

Menurut Sekjen PB PABBSI, Alamsyah Wiajaya, sesuai peraturan ABBF tahun 2001, perolehan medali bisa digugurkan kalau salah satu angkatan atlet gagal. Berdasar peraturan internasional itu, medali emas bisa diberikan jika ketiga angkatan bisa semuanya. Empat emas kelas 52kg putri ini akhirnya jatuh ke tangan lifter Kalbar, Epi Erlinayani dari angkatan squat (185 kg), bench press (80 kg), dead lift (170 kg) dan total 435 kg.

Dari enam kelas yang dipertandingankan pada hari pertama kejurnas angkat berat senior kemarin, Sumbar, Kalbar, Lampung, dan Jabar masih mendominasi perolehan emas.

Hari Rabu (21/12) ini, Jateng tidak menurunkan lifternya. Mereka baru akan turun Kamis (22/12) besok, yaitu Purwanto (kelas 75 kg putra) dan Hadi (90 kg). Sedangkan hari ini akan mempertandingkan enam kelas, di antaranya empat kelas putri masing-masing 60 kg, 67,5 kg, 75 kg, 82,5 kg dan 90 kg. Sedangkan putra akan melombakan kelas 60 dan 67,5 kg. (wgm-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA