| Rabu, 21 Desember 2005 | MURIA |
Sudah Ada Investor Berminat Dirikan Pabrik Kaca di RembangREMBANG - Upaya Pemkab Rembang untuk mengenalkan potensi daerah kepada para pengusaha yang berminat menanamkan modal di Rembang, kini sudah mendapat respons. "Sudah banyak investor yang datang ke Rembang untuk melihat potensi daerah, terutama menyangkut bahan tambang jenis galian C," ucap Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Lingkungan Hidup Drs M Sodiq, kemarin. Dia mengatakan, dari sejumlah investor yang datang ke Rembang, beberapa orang di antaranya sudah menyatakan sangat berminat untuk mendirikan perusahaan di daerah yang menjadi markas tim PSIR tersebut. Bahkan, seorang pengusaha asal Jakarta menunjukkan keseriusannya untuk mendirikan pabrik kaca. Pengusaha yang dikenal sebagai pemilik CV Putra Barata Utama itu sudah memiliki pabrik kaca di Tangerang. Rencana pendirian pabrik kaca di Rembang, menurut Sodiq, akan dilakukan secara bertahap. Pertama, melakukan penghitungan secara cermat tentang kandungan bahan tambang galian C, terutama yang bisa dijadikan sebagai bahan baku kaca. Setelah hasil survei lapangan dinyatakan positif, akan dilanjutkan dengan tahap penyelesaian administrasi, khususnya menyangkut perizinan. Setelah itu, baru dilakukan pekerjaan fisik, yakni mendirikan pabrik. Dia mengatakan, bahan utama pembuat kaca adalah pasir kuarsa. Bahan tambang tersebut banyak terdapat di Rembang. "Berdasarkan perhitungan, kandungan pasir kuarsa di Rembang cukup banyak, mencapai miliaran meter kubik," ucapnya. Masih Alam Selain itu, daerahnya juga kaya batu gamping, ball clay, kalsit, dolomit, andesit, pospat, dan jenis bahan tambang lainnya yang bisa diolah menjadi barang-barang industri. Akan tetapi, menurut dia, semua bahan tambang tersebut masih berupa kekayaan alam. Karena itu, Pemkab berupaya menggali potensi tersebut dengan cara menawarkan kepada investor yang berminat mendirikan perusahaan di daerahnya. "Pemkab juga sedang melakukan pendekatan kepada PT Semen Gresik untuk mendirikan pabrik semen di Rembang," ucapnya sambil menambahkan, daerahnya kaya akan bahan tambang yang bisa digunakan untuk pembuatan semen. (jl-17n) |