| Rabu, 21 Desember 2005 | BUDAYA |
Cak Diqin Luncurkan ''Siti Badriyah''SEMARANG - Sukses menangguk rupiah dari album Cinta Tak Terpisahkan, penyanyi campursari Cak Diqin meluncurkan album kedua, Siti Badriyah...Uenak Tenan. Jika pada album perdana, berduet dengan penyanyi cantik Savitri, kali ini dia menggandeng Whawin Laura. Sedikit beda dari album sebelumnya, Siti Badriyah bernuansa komedial. Hal itu terlihat dari warna musiknya yang riang serta syair yang ringan. Gambar sampul album, juga menegaskan sisi komedial tersebut. Cak Diqin yang berpakaian superhero berdansa dengan Whawin Laura yang mengenakan baju ala Srikandi. Nama album tersebut dicomot dari dua nomor andalan yang terdapat di dalamnya, ''Siti Badriyah'' dan ''Uenak Tenan''. Kedua tembang ciptaan Gatot itu ditempatkan pada urutan teratas masing-masing sisi. Lagu pertama berkisah tentang kecemburuan seorang pemuda terhadap pacarnya yang bernama Siti Badriyah. Ia cemburu lantaran sang pacar yang penjual nasi rames itu kerap digoda pelanggannya. Adapun, ''Uenak Tenan'' berutur tentang kerinduan seorang perempuan terhadap kekasihnya yang pergi entah di mana. Secara lengkap, album yang diproduksi PT Musikita Solo itu berisi 10 tembang. Empat di antaranya karya artis campursari papan atas Didi Kempot, yakni ''Ojo Sujono'', ''Markentut'', ''Janji Palsu'', dan ''Ikhlas''. Produser Nurudin Ajibroto optimistis album tersebut mampu menuai sukses. Selain mengandalkan materi lagu, ia menggunakan popularitas nama Cak Diqin. Penyanyi asal Jateng itu, kata Nurudin, telah menjadi artis campursari papan atas, membayangi Didi Kempot. (H6-43) |