| Senin, 19 Desember 2005 | PANTURA |
Uji Kemampuan Siswa Menulis lewat Lomba MadingSEDIKITNYA seratus sepuluh siswa SMP/MTs dan SMA/SMK Kota Tegal Jumat (17/12) sore sibuk menyusun tulisan, gambar serta ornamen untuk membuat majalah dinding (mading) sekolah. Penyusunan mading oleh siswa tersebut dalam rangka mengikuti lomba yang digelar di Gedung Pusat Promosi dan Informasi Bisnis (PPIB), di Jalan Kolonel Sugiyono . Kesibukan peserta terlihat pukul 15.00 hingga waktu yang ditentukan panitia untuk menyelesaikan mading pada pukul 17.00. Penilaian dilakukan oleh enam orang juri yang terdiri dari unsur wartawan dan Forum Masyarakat Baca Kota Tegal Masing-masing tim yang terdiri lima orang siswa dan satu orang pembimbing mengemas mading sesuai dengan ide mereka. Namun, unsur yang harus dipenuhi dalam mading tersebut minimal terdiri atas editorial, laporan utama, tulisan fiksi yang terdiri dari cerpen dan puisi, gambar atau foto. Dari 15 tim SMP/ MTs dan 7 tim SMA/ SMK yang mengikuti lomba mading rata-rata memenuhi standar penilaian. Namun, terdapat beberapa karya yang dinilai lebih unggul. Keunggulan tersebut berdasarkan ketentuan yang ditetapkan panitia lomba yang meliputi kesesuian isi dengan tema, ide atau gagasan, wawasan, serta estetika atau keharmonisan penyusunan mading. Berdasarkan keputusan juri yang dibacakan oleh Ketua Masyarakat Baca Kota Tegal, Suryali Andi Kustomo pada akhir acara diperoleh hasil, untuk tingkat SMP/ MTs, juara I SMP Pius, juara II SMP Ihsaniyah, juara III SMP N 11. ''Sedangkan tingkat SMA/ SMK, juara I SMK Pius, juara II SMA N 4 dan juara III,'' ujar Andi. Bukan Kutipan Dewan juri yang terdiri atas tiga orang per kategori menilai, pemenang lomba mampu menyusun materi tulisan dengan baik, yang diindikasikan dengan keaslian karya siswa, bukan kutipan. Selain itu, pengemasan yang cukup rapi dan menarik pembaca. ''Seperti karya tim SMP Pius dan SMP Ikhsaniyah, nilai estetikanya lebih tinggi. Ide bentuk kapal serta filosofiya pada karya tim SMP Pius yang selalu dikaitkan dengan tema mading menjadi pertimbangan tersendiri dalam penilaian kami. Begitu juga dengan bentuk masjid dengan ornamen karya SMP Ihsaniyah,'' papar Andi mewakili Dewan juri. Sebelumnya, Koordinator lomba, Haryo Guritno mengatakan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini untuk meningkatkan kegemaran membaca dan menguji kemampuan siswa menulis. (Siti Kholidah-52) |