logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Desember 2005 PANTURA
Line

Kota Pekalongan Kekurangan 470 Guru

PEKALONGAN - Kota Pekalongan saat ini masih kekurangan 470 guru. Namun, hal itu tidak berarti akan bisa dipenuhi lewat penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) yang akan dilakukan pada akhir April 2006. Pasalnya, pengangkatan PNS selalu didasarkan kepada anggaran.

Meski demikian, proses pembelajaran tetap berjalan lancar. Itu disebabkan, di Kota Batik ada guru bantu yang jumlahnya 331 orang. ''Terus terang, kekurangan pendidik dapat terbantu oleh adanya guru bantu,'' kata Kepala Dinas Pendidikan, Drs Harrie Pudjiraharjo, Sabtu.

Dia menjelaskan, dalam pengangkatan PNS mendatang, peluang guru bantu cukup besar. Meski demikian, bukan berarti guru bantu secara otomatis akan diangkat menjadi PNS. ''Masih diperlukan seleksi seperti pelamar lainnya. Namun, karena sebagai guru bantu, ada pertimbangan khusus,'' tegasnya.

Mengenai adanya gedung SD negeri yang rusak, dia menjelaskan, setiap tahun selalu ada perbaikan. Pada 2004, misalnya, Pemkot telah menganggarkannya dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 3,06 miliar. Dana itu, sebagian di antaranya untuk perbaikan gedung SD.

Pada 2006, lanjutnya, anggaran pendidikan meningkat tajam. Pada 2004, anggarannya Rp 3,06 miliar dan akan meningkat menjadi Rp 5,3 miliar untuk 2006.

''Peningkatannya hampir 70 persen,'' kata dia.

Yang membanggakan, dana pembangunan gedung itu tidak diserahkan kepada kontraktor, tetapi diserahkan langsung ke sekolah-sekolah untuk digunakan pembangunan gedung.

Dengan cara seperti itu, diyakini mutu pembangunan secara umum akan lebih baik. Sebab, sekolah diberikan dana untuk membangun gedungnya sendiri, sehingga mereka akan mengerjakan dengan sebaik-baiknya.(A15-52a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA