logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Desember 2005 PANTURA
Line

POR Dosen PTS

Teknik Industri Unggulan UPS

TEGAL - Universitas Pancasakti (UPS) Tegal menjadikan Program Studi Teknik Industri sebagai program studi unggulan. Program tersebut diselenggarakan mengingat Kota Tegal berpotensi menjadi kota industri.

Hal itu dikatakan Rektor UPS Dra Siti Rahsetyowati MSi, Jumat (16/12), seusai pembukaan Pekan Olah Raga (POR) Dosen PTS Kopertis Wilayah VI Jateng di aula UPS.

"Program Studi Teknik Industri kami rintis sebagai upaya UPS untuk membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar lebih dalam mengenai industri dan selanjutnya dapat diimplementasikan di tengah masyarakat,'' ujarnya sembari menambahkan, saat ini UPS mempunyai enam fakultas dan 15 jurusan.

Menurut Koordinator Kopertis Wilayah VI Prof Dr Mustafidz M Eng PhD yang hadir dalam acara itu, perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Tengah harus mempunyai program unggulan. Hal lain yang dapat dijadikan unggulan, menurut dosen Undip Semarang itu, yakni jurusan, laboratorium, ataupun karya mahasiswa.

"Seperti Program Kreativitas Mahasiswa Indonesia (PKMI) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang menduduki peringkat kedua nasional," papar dia.

Dalam sarasehan yang digelar malam itu, Mustafidz juga berharap PTS tetap bertahan meski dalam kondisi memprihatinkan seperti saat ini. "Terutama para dosen, supaya dapat melaksanakan tugasnya," tambah dia.

Sertifikasi Dosen

Pada kesempatan itu, dosen Fakutas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) UPS Drs Wahyono MHum mempertanyakan kompetensi Kopertis dalam memfasilitasi dosen-dosen PTS untuk mendapatkan sertifikasi dan profesionalitas.

Menanggapi hal itu, Mustafidz mengatakan, berkait dengan Undang-Undang Guru dan Dosen yang disahkan DPR RI pada 6 Desember lalu, Kopertis akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memutuskan pemberian fasilitas kepada dosen.

"Mengenai sertifikasi yang ada kaitannya dengan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, kami masih menunggu dari Dirjen Pendidikan Tinggi," ucap dia.

Dalam pembukaan POR tersebut, Mustafidz juga mengharapkan setiap kontingen menjaga sportivitas. "Sportivitas juga merupakan salah satu kunci memajukan PTS," tutur dia.

Peserta POR terdiri atas tim dari Semarang, Kudus, Salatiga, Sukoharjo, Klaten, Purworejo, Purwokerto, Magelang, Pekalongan, dan Kota Tegal. Cabang yang dipertandingkan adalah tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, dan bola voli. Pertandingan berlangsung dua hari, Sabtu-Minggu kemarin. (lei-61n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA