logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Desember 2005 PANTURA
Line

Balon Bupati dari PKB Tinggal Dua Nama

KAJEN - Proses penetapan bakal calon (balon) bupati Pekalongan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang akan berlaga dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2006, mendekati babak akhir. Sebelumnya muncul beberapa nama, kini persaingan mengerucut menjadi dua nama. Dra Hj Siti Qomariyah MA, yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan, dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB, Drs H Bisri Romli MM, paling banyak disuarakan Pengurus Anak Cabang (PAC).

Wakil Ketua DPC PKB, Asip Kholbihi, menandaskan, dalam rapat DPC Jumat malam (1/12) akhirnya terbentuk Majelis Kebangkitan (MK), yaitu tim yang dibentuk untuk melakukan verifikasi dan melengkapi persyaratan administrasi para balon.

"Sesuai petunjuk pelaksana dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), harus dibentuk MK untuk melakukan verifikasi aspirasi yang telah masuk dalam penjaringan," tegas Asip, yang juga Ketua DPRD.

Kemudian hasil verifikasi MK akan ditetapkan DPC sebagai rekomendasi yang akan dibawa ke DPW untuk selanjutnya ditetapkan DPP. "Mereka yang mendapat rekomendasi dari DPP itulah yang maju sebagai calon dari PKB," tandasnya.

Sesuai hasil penjaringan di 19 PAC, Asip tidak menampik, Qomariyah dan Bisri yang akan diajukan ke DPW dan DPP. Sebab, merekalah yang mengantongi 40% lebih aspirasi warga PKB.

Peneliti LP3ES

Selain akan diverifikasi oleh MK, DPC PKB juga menurunkan peneliti dari LP3ES Jakarta untuk menjaring aspirasi dari masyarakat umum. "Dengan garis kebijakan DPC, target PKB sebagai pemenang pemilu legislatif di Pekalongan dalam pilkada nanti adalah merebut kursi bupati," tegasnya.

Mereka yang akan direkomendasikan menjadi calon bupati harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan, yaitu, mendapat dukungan, bisa menjaga amanah, jujur, bersih, dan bisa hidup sederhana.

Ketua MK, Baedhowi SPd, menambahkan, pihaknya secepatnya bekerja dan diharapkan paling lama dua pekan sudah selesai. "Sebenarnya kerja kami hanyalah asistensi bagi DPC sesuai rekomendasi DPP," ujar dia, yang juga Sekretaris DPC.

Sementara itu, dari penjaringan di 19 PAC, Siti Qomariyah mendapat dukungan 13 PAC, empat PAC memilih Bisri, dan dua PAC aklamasi untuk memilih mereka dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Syaiful Bachri.

Dalam proses penjaringan, beberapa nama lain juga sempat muncul, di antaranya, Asip Kholbihi (Ketua DPRD), Sjafrudin Huna (Ketua Komisi D), H Darno (mantan anggota DPRD), dan Syaiful Bachri (Ketua PCNU). (G16-19h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA