| Senin, 19 Desember 2005 | NASIONAL |
Presiden Fasilitasi Penyelesaian Blok CepuCEPU- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan memfasilitasi penyelesaian perebutan pembagian keuntungan pada pertambangan minyak Blok Cepu, 20 Desember nanti. Pembahasan itu mempertemukan Gubernur Jawa Tengah H Mardiyanto dan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo soal penyertaan modal yang masih belum ada titik temu. Demikian diungkapkan Kepala Subdinas Program Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Tengah Teguh Dri Paryono, Sabtu (17/12). Pertemuan antara Presiden dan dua gebernur itu diharapkan memperjelas penyertaan modal, pembagian keuntungan, sehingga penanganan eksplorasi minyak di tempat itu dapat segera selesai. "Dengan begitu eksplorasi bisa segera dilakukan, sehingga cepat berproduksi. Saat ini sumur-sumur itu ada tujuh titik yang sudah siap berproduksi, karena pernah dibor oleh PT Humpuss tahun 2000. Namun sejak 2002 tidak pernah ada proses produksi," ujarnya. Sejumlah permasalahan memang masih belum terselesaikan hingga sekarang. Mengenai wilayah pengelolaan minyak mentah, misalnya, apakah akan dibangun di Jatim atau Jateng. Pembukaan pabrik atau tempat pengolahan minyak tersebut dinilai berimplikasi besar terhadap kegiatan perekonomian di daerah tersebut seperti penyerapan tenaga kerja. Teguh yang meninjau lokasi pertambangan Blok Cepu di lapangan Cendana Bojonegoro dan di Nglobo, Kecamatan Jiken, Blora, menjelaskan, potensi minyak dan gas bumi di Blok Cepu yang merupakan wilayah kerja pertambangan Pertamina dan Exxon Mobile Cepu cukup besar. Dari hasil penelitian, potensi di Kabupaten Blora 894,59 juta barel dan di Bojonegoro 1,566 miliar barel dengan total 22 ladang minyak.(H12-29t) |