logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Desember 2005 NASIONAL
Line

Pesawat Kloter 31 Mendarat Darurat di Cengkareng

SOLO - Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah calon haji kloter 31 Embarkasi Adisumarmo Solo, terpaksa mendarat darurat di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Pesawat dengan nomor penerbangan GA 6808 GOB-YH itu mendarat Sabtu (17/12) siang pukul 13.40. Langkah tersebut terpaksa dilakukan karena pilot Green dari Britania mendeteksi adanya kerusakan mesin.

Pihak Garuda langsung mengirimkan pesawat pengganti untuk mengangkut jamaah calon haji kloter 31 dengan pesawat yang semestinya untuk mengangkut kloter 32 dari Kudus. Pesawat dipiloti Berg juga dari Britania dengan nomor penerbangan GA 6608 GOB-YH, diberangkatkan ke Jeddah petang harinya pukul 18.00, setelah proses pemindahan barang selesai.

''Secara keseluruhan, proses pengangkutan jamaah tidak terganggu karena pesawat untuk kloter 32 juga sudah dipersiapkan. Kloter 32 berangkat Senin (19/12) pukul 09.00. Kami hanya berharap, pesawat yang rusak segera diperbaiki sehingga tidak mengganggu proses pengangkutan jamaah,'' papar Su'aidi.

Pesawat tersebut mengudara dari Bandara Adisoemarmo tepat pukul 12.10, mengangkut 322 calon dari DI Yogyakarta dan akan tiba di Jeddah pukul 21.10 waktu setempat. ''Saat dalam perjalanan pilot mendeteksi ada yang tidak beres. Karena itu, dia memutuskan tidak melanjutkan penerbangan sampai ke Jeddah. Pada saat persiapan, sebetulnya tangki bahan bakar sudah diisi penuh sampai penerbangan ke Tanah Suci,'' papar humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) H Akhmad Su'aidi SPd, Minggu (18/12).

Sekretaris PPIH H Suroso MPd yang menyaksikan pesawat tersebut take-off sempat melihat ada kepulan asap di turbin pesawat. Dia bahkan melihat saat mengudara, pesawat itu terbang lebih rendah daripada pesawat-pesawat lain yang setiap hari hilir mudik mengangkut calon haji.

''Saya sudah agak khawatir saat melihat sedikit keanehan itu sehingga akhirnya memutuskan melapor ke Posko Garuda. Sebab, mereka kan memantau terus penerbangan haji ini,'' ujar dia.

Penanggung jawab operasional Garuda di Bandara Adisoemarmo Arie Soejanto yang dilapori hal itu lalu meneruskan ke teknisi. Dan, ternyata pilot pun sudah mengetahui adanya kerusakan mesin tersebut. ''Karena tidak memungkinkan mendarat kembali di Bandara Adisoemarmo dan pesawat dalam kondisi penuh bahan bakar, akhirnya pilot memutuskan mendarat darurat di Cengkareng.''

Selain itu, penerbangan ke sana yang hanya perlu waktu 50 menit juga diperpanjang menjadi 1 jam 30 menit karena pesawat juga perlu mengurangi bahan bakar untuk bisa mendarat secara baik. ''Pertimbangan lain, di Cengkareng ada hanggar pemeliharaan serta alat dan suku cadang yang komplet sehingga langsung bisa ditangani,'' kata dia.

General Manager Garuda Indonesia Solo M Taufan Hidayat mengemukakan, pihaknya berjanji tetap akan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada jamaah sehingga keberangkatan tidak akan tertunda walau ada pesawat yang rusak. ''Kami sudah langsung menyiapkan pengganti sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan,'' tandas dia.

Hingga Minggu kemarin, sudah 10.036 calon haji yang diterbangkan ke Jeddah dari embarkasi Adisoemarmo Solo. Dan, hanya 39 seat yang kosong. (an-29j)

Jadwal Keberangkatan

Senin, 19 Desember 2005

Kloter 32, 322 calhaj Kab Kudus dan petugas, pukul 09.00.

Kloter 33, 175 calhaj Kab Semarang, 17 calhaj Kab Kudus dan petugas, pukul 12.00.

Kloter 34, 322 calhaj DI Yogyakarta dan petugas, pukul 15.00.

Kloter 35, 322 calhaj Kota Semarang dan petugas, pukul 18.00.


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA