| Senin, 19 Desember 2005 | MURIA |
Budaya, Syarat GaulOleh: Durrotun Nasihah - Siswi SMA NU Al MA'ruf, KudusHIDUP di era globalisasi seperti sekarang, sangat memerlukan kepandaian kita dalam memilah-milah segala sesuatu yang disodorkan oleh lingkungan. Manusia memang tak bisa hidup tanpa manusia lain. Oleh karena itu, hal yang paling penting bagi manusia ialah interaksi. Dengan interaksi itulah, manusia dapat mencukupi semua kebutuhan hidupnya. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, interaksi antarmanusia semakin mudah dan praktis. Seseorang dapat dengan cepat dan mudah memperoleh informasi dari berbagai belahan dunia. Namun ingat, kemajuan zaman tidak hanya berdampak positif, tetapi juga membawa dampak negatif. Dalam dunia remaja, interaksi dengan orang lain dan gaya hidup serta pemikiran dan tingkah laku yang tak ketinggalan zaman, dikenal dengan istilah ''gaul''. Mereka berpendapat, gaul harus selalu mengikuti mode yang sedang ngetren. Tak hanya itu, mereka selalu tahu dan ingin tahu segala sesuatu yang baru dan ngetren tersebut. Banyak orang berpendapat: ''Kalau kita nggak ngikutin mode, akan menjadi orang kampungan dan kuper (kurang pergaulan)''. Oleh karena itu, mereka ingin selalu tampil beda dan ingin lebih unggul dari yang lain, sehingga terkadang tidak begitu mempedulikan baik buruknya dalam mengikuti mode tersebut. Kurang Pendidikan Tidak sedikit dari mereka yang mengaku dirinya gaul, justru karena termakan oleh dampak negatif perkembangan itu sendiri. Hal itu terjadi, mungkin disebabkan aoleh kurangnya pendidikan serta bimbingan orang tua dalam hal norma. Karena dengan pendidikan tentang norma, kita akan lebih mudah bersosialisasi dengan masyarakat berdasarkan etika sopan santun yang ada di dalamnya, seperti cara berpakaian, bertutur kata, dan cara bersikap. Tidak semestinya gaul harus hura-hura, bersenang-senang, memakai pakaian yang terlalu vulgar, dan hal lain yang bertentangan dengan budaya bangsa kita. Bukankah kita harus mencintai budaya bangsa sendiri daripada budaya lain? (17a) |