logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 Desember 2005 MURIA
Line

Antisipasi Banjir, Disiapkan 25.000 Karung Plastik

JEPARA - Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Sosial (Kesbanglinsos) Kabupaten Jepara menyiapkan 25.000 karung plastik untuk mengantisipasi bahaya banjir. Instansi itu juga menyiapkan lima regu tim search and rescue (SAR) gabungan. Demikian dikatakan Kepala Badan Kesbanglinmas, Soeleman Effendi SH MM, saat ditanya persiapan antisipasi banjir, Minggu (18/12).

''Dalam beberapa hari terakhir ini, kami menjalin kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten (DPUK). Kami harus meningkatkan kewaspadaan, karena curah hujan mulai meningkat. Peralatan dan bahan logistik untuk penanganan banjir telah disiapkan,'' katanya.

Sebanyak 25.000 karung plastik itu untuk mengantisipasi limpasan air di sungai-sungai yang pernah terjadi pada beberapa tahun lalu. Pada banjir Januari 2005, air melimpas sepanjang satu kilometer di tanggul Kali Pecangaan. Padahal, di kanan kirinya terdapat perkampungan. Demikian juga beberapa titik tanggul Kali Troso, mengalami jebol akibat tekanan air sungai yang mengalir deras.

Tim SAR itu terdiri atas anggota Polres, Polisi Air (Polair), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Perlindungan Masyarakat (Linmas) Pemkab, dan Resimen Mahasiswa (Menwa) Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Jepara.

''Mereka telah menjalani latihan bersama dalam penanganan bahaya banjir,'' lanjut Soeleman.

Pihaknya mengidentifikasi sejumlah desa di Jepara bagian selatan sebagai kawasan rawan banjir, dan beberapa desa di Jepara bagian utara sebagai titik paling rawan bencana tanah longsor.

Dari selatan, desa yang rawan banjir adalah Desa Dorang dan Blimbingharjo (Kecamatan Mayong). Ke arah barat, Desa Welahan dan Gedangan, Kecamatan Welahan.Warga di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, paling sering ''mencicipi'' banjir. Biasanya, wilayah tersebut yang kali pertama mengalami banjir, karena letak geografisnya lebih rendah dibandingkan dengan permukaan air di SWD II.

Beberapa desa di Kecamatan Pecangaan yang juga mendapatkan perhatian adalah Desa Karangrandu, Desa Kaliombo, Desa Gerdu, dan Desa Pecangaan Kulon. Selama ini, jika banjir besar terjadi di Pecangaan, hampir pasti Kecamatan Kedung sebagai kawasan muara juga terimbas.

Desa di wilayah Kedung yang biasa kebanjiran areal pertanian, tambak, dan perkampungannya adalah Desa Sowan Kidul, Desa Surodadi, dan Desa Pangggung. (H15-54a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA