| Kamis, 15 Desember 2005 | OLAHRAGA |
Pertemuan BLI-Klub DiundurJAKARTA- Pertemuan Badan Liga Indonesia (BLI) dengan klub-klub peserta kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2006 akan digelar Rabu (21/12) mendatang. BLI mengharapkan wakil-wakil klub yang akan menghadiri pertemuan ini adalah manajer atau pengelola. "Kita harapkan yang datang nanti setingkat manajer," kata Direktur Eksekutif BLI, Andi Darussalam Tabusala, tadi malam. Pertemuan BLI dengan manajer klub-klub Divisi Utama ini semula direncanakan digelar Rabu (14/12) ini di Hotel Meridien, Jakarta. Belakangan, atas usulan Pejabat Ketua Umum PSSI, Agusman Effendi, pertemuan ditangguhkan ke 16 Desember. Penundaan pertemuan ke 21 Desember dikaitkan dengan finalisasi dari kerja sama antara BLI dengan sponsor utama kompetisi, yakni PT Djarum Kudus. "Nama kompetisi nanti tepatnya adalah Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2006, sama seperti tahun lalu," ujar Andi. Dia tidak memungkiri kalau penangguhan pertemuan manajer tersebut tak terlepas dari masih belum rampungnya persoalan teknis antara BLI dengan klub-klub peserta. Di samping itu, BLI juga masih melakukan negosiasi dengan co-sponsor. "Negosiasi belum rampung, namun kita harapkan selesai sebelum pertemuan antarmanajer." Yang menjadi masalah, tanggal 21 Desember itu PSSI juga merencanakan pertemuan yang tak kalah penting menyangkut nasib tim nasional. Pertemuan berupa diskusi panel untuk membicarakan berbagai hal mengenai timnas itu, termasuk kemungkinan adanya perubahan di bidang timnas serta nasib pelatih kepala Peter Withe setelah gagal merebut medali di SEA Games Ke-23 Filipina. BLI tetap merencanakan menggelar kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2006 mulai 14 Januari mendatang, sementara Divisi I mulai awal Februari. (wgm-40) |