| Kamis, 15 Desember 2005 | OLAHRAGA |
Modestus Kawal FagundezJAKARTA- Pada pertandingan terakhir turnamen Piala Emas Bang Yos III, Kamis (15/12) sore ini di Stadion Lebak Bulus, PSIS akan menghadapi lawan berat, tim "Macan Kemayoran" Persija Jakarta. Macan Kemayoran punya ambisi maju ke babak final. Menghadapi anak-anak asuhan Sutan Harhara, Agus Indra Kurniawan cs dipastikan akan bermain all out agar bisa memenangi pertandingan. Apalagi, tim asuhan Arcan Iurie itu akan kembali diperkuat Ronald Fagundez. Ketika Persija ditekuk Persik Kediri 0-2, mantan pemain PSM Makassar itu absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning. Kehadiran Fagundez itulah yang akan diwaspadai Indriyanto Nugroho cs. Pasalnya, permainan Persija diyakini bakal lebih hidup dan kreatif. "Fagundez pengatur serangan yang andal. Dia nyawa permainan Persija. Kami harus mewaspadainya," ungkap asisten pelatih, Bonggo Pribadi usai latihan di halaman Hotel Maharani, kemarin. Fagundez memang tidak akan mendapat perhatian khusus. Namun, gelandang bertahan PSIS, Modetus Setiawan dan Suwita Patha akan diinstruksikan untuk mengawal ketat aksi-aksinya. Dengan harapan, aliran bola dari lini tengah ke lini depan Persija terputus. "Di antara mereka (Modestus dan Suwita) harus bisa jaga Fagundez. Paling tidak, pergerakannya dibatasi sehingga tidak punya kesempatan untuk shooting atau memberi umpan kepada pemain lain," tambah Bonggo. Lebih Bagus Kekuatan Persija saat ini dinilai lebih bagus dari musim lalu. Kehadiran Javier Rocha yang merupakan topskorer Piala Indonesia akan menambah daya gedor barisan depan. Lini belakang mereka pun sangat kokoh dengan masuknya Ebanda Herman, mantan stopper PSM Makassar. Lini tengahnya lebih atraktif dan kreatif dengan adanya Ronald Fagundez. Belum lagi pemain-pemain bintang lainnya seperti Hendro Kartiko, Ismed Sofyan, Hamka Hamzah, Francis Wewengkang, dan Agus Indra Kurniawan. "Persija penuh pemain bintang. Tapi, kami tidak gentar. Bahkan, ada motivasi untuk mengalahkannya," tutur Wakil Manajer Tim, Setyo Agung Nugroho. Peluang Laskar Mahesa Jenar untuk maju ke babak final memang sangat kecil. Pasalnya, saat ini nilai yang dikantongi tim Kota Atlas itu baru lima. Padahal, Persik sudah mengoleksi nilai 10, Persija tujuh dan PSMS Medan tujuh. Jika menang atas Persija, poin Indriyanto dkk menjadi 8. Angka itu tidak akan ada artinya jika PSMS Medan yang akan menghadapi timnas U-23 Kamboja memenangi pertandingan. Jika skenario itu terjadi, berarti yang akan maju ke final adalah Persik dan PSMS. "Itu perhitungan kami. Tapi, saya kira sebagai tuan rumah Persija tidak akan mau kalah di pertandingan terakhir ini. Mereka akan ngotot untuk mengambil poin penuh agar bisa maju ke final," katanya. "PSIS bisa saja lolos ke final jika menang atas Persija, sedangkan PSMS dikalahkan Kamboja. Ya, kami hanya mengharap mukzijat saja." Bonggo dan Agung melihat kondisi para pemain PSIS cukup baik untuk menghadapi Persija sore ini. Beberapa pemain pilar yang kelelahan sudah semakin fresh. Tentu saja itu menjadi modal penting. "Pergantian beberapa pemain inti saat lawan PSMS lalu merupakan bagian dari strategi untuk menyiapkan mereka menghadapi Persija," kata Bonggo. Pemain inti yang diganti di pertengahan babak pertama maupun kedua saat lawan PSMS antara lain Harri Salisburi, Suwita Patha, Imral Usman, dan Andrian Mardiansyah. (H13-40) Siaran Langsung TV 7 Persija Vs PSIS Kamis (15/12), 15.30 WIB |