| Kamis, 15 Desember 2005 | NASIONAL |
Ini Dia ATM KondomJAKARTA-ATM kian banyak jenisnya. Selain ATM duit yang populer, juga ada ATM kondom. Untuk yang terakhir, tahukah Anda bahwa di Jakarta tercatat ada tujuh unit ATM kondom? Kalau Anda tidak pernah menemukan mesin penjual kondom, memang wajar saja. Lagi pula ATM kondom ini memang tidak terlalu dikenal dibandingkan dengan ATM milik perbankan. Bahkan, saat wartawan mendapat informasi bulan lalu bahwa ATM ini bisa ditemui di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya, meski sudah diubek-ubek, tetap saja tidak ketemu. Orang-orang yang ditanya juga malah kebingungan. "Mana ada di sini? Lagian ngapain dipasang di kantor polisi? Emangnya siapa yang pakai?" begitu jawaban orang-orang di lingkungan kantor polisi itu saat ditanya. ATM kondom termudah bisa ditemukan di Gedung Graha Kencana Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kawasan Halim, Jakarta Timur. Maklum, BKKBN adalah lembaga yang ditugaskan mengelola fasilitas ini. Pegawai BKKBN yang ditanya di mana ATM kondom itu, dengan senang hati akan memberi tahu. Tentu saja sembari senyum-senyum, agak malu-malu kucing mendengar ada yang mencari 'begituan'. Namun, jika Anda nekat mencari sendiri ATM itu, dijamin tidak akan ketemu. ATM itu tidak semewah ATM bank-bank yang tersebar di banyak tempat. ATM kondom yang ini lebih mirip gardu listrik PLN berukuran satu meter kali setengah meter. Warnanya putih, terbuat dari seng. ATM ini ditempelkan di sebuah papan. Letaknya di sekitar sebuah ruangan untuk pertemuan. Banyak orang lalu-lalang di kawasan itu. Tamu-tamu dari luar BKKBN yang melakukan pertemuan di ruangan itu sering melintasinya. Namun, tetap saja ATM itu tidak terlihat mencolok. Hanya ada selembar stiker di atas ATM bertuliskan "Tersedia di Sini Kondom Artika". Ingin tahu di mana saja ATM unik ini ditemukan di Jakarta? Kasubdit Humas BKKBN Ipin Husni membeberkan lokasi pasnya. Di Graha Kencana BKKBN di Halim tersedia dua mesin. Di RSPAD Gatot Subroto ada satu unit. Di Mabes TNI AD Cilangkap ada satu unit, bisa ditemukan di Toko Koperasi. Di Mabes Polri ada satu unit, dipasang di Poli Kesehatan. Di Polda Metro Jaya ada satu unit, ditaruh di Ditdokkes. Satu unit lainnya dipasang di Klinik Pasar Baru. "Di daerah lainnya ada di Jateng, Jatim, Bali, NTB, Lampung, Riau, Papua, dan Irjabar. Total ada 25 unit," kata Ipin.(dtc-14t) |