| Kamis, 15 Desember 2005 | SEMARANG |
Mayat Hancur di Perlintasan KADiduga Sengaja Tidur di RelSEMARANG - Potongan tubuh mayat yang ditemukan hancur di sepanjang rel kereta api (KA) Ngablak, Genuk, lengkap sudah. Terakhir, Rabu (14/12), warga bersama aparat kepolisian menemukan potongan kaki kanan yang hancur di sekitar perlintasan tanpa pintu Ngablak (Genuk)-Tlogosari (Pedurungan). Polisi menduga kuat, mayat itu merupakan pelaku bunuh diri. Hal itu dikuatkan oleh keterangan saksi yang juga masinis KA Kertajaya jurusan Surabaya-Jakarta, Sugiyanto (40), warga Perumahan Depo Surabaya. Seperti diberitakan Suara Merdeka, ditemukan sesosok mayat yang kondisi anggota badan tidak utuh di sekitar perlintasan KA tanpa pintu Ngablak-Tlogosari, Selasa (13/12) malam. Beberapa anggota tubuhnya, seperti kaki, tangan, dan badannya terpisah. Bahkan beberapa bagian kecil lainnya tercecer di sepanjang rel, sekitar 100 meter barat dari perlintasan itu. Tak ada tanda-tanda pada tubuh korban yang sangat menonjol kecuali mayat itu bertubuh gemuk. Wajahnya pun tidak bisa dikenali lagi. Pada mayat tidak lagi ditemukan pakaian dan celana. Identitas pelaku, seperti KTP atau surat-surat lain juga tidak ditemukan. Mayat tersebut kemudian dibawa ke Kamar Mayat RS Dokter Kariadi. Di lokasi yang tak jauh dari tempat kejadian ditemukan sebuah Honda Mega Pro yang masih utuh. Menunggu KA Masinis Kertajaya, Sugiyanto, mengemukakan, ketika kereta yang dikemudikannya melintasi lokasi kejadian sekitar pukul 20.30, tiba-tiba muncul seorang laki-laki dari semak-semak di sisi utara rel (Ngablak). Pria tak dikenal itu meloncat ke arah rel dan tidur di tengahnya. Pelaku, ujar dia, seolah-olah sengaja menunggu KA yang akan lewat. ''Jadi, orang itu tiba-tiba berlari dari semak-semak menuju ke rel dan tidur di atasnya sehingga tertabrak KA. Sesuai dengan prosedur, setelah menabrak sesuatu, KA kemudian berhenti untuk memastikan adanya orang yang tewas atau tidak. Selanjutnya, melaporkan kejadian itu kepada petugas di Stasiun Poncol,'' ungkapnya di depat petugas Unit Laka Polres Semarang Timur. Kapolres Semarang Timur AKBP Juhartana MSi melalui Kapolsek Pedurungan AKP Dadi Suhardo mengemukakan, pihaknya bersama sejumlah warga menemukan sebuah Honda Mega Pro di lokasi yang tak jauh dari tempat kejadian perkara. Motor itu kemudian diamankan oleh aparat Polres Semarang Timur. (G5-44j) |