| Kamis, 15 Desember 2005 | SEMARANG |
Mau Curi Rokok DihajarGAYAMSARI - Sapto Yulianto (18), yang mengaku warga Jl Tambra VII, Kuningan, Semarang Utara, babak belur dihajar massa di Jl Medoho, Selasa (13/12). Diduga, dia akan mencuri di sebuah rombong rokok di salah satu sudut jalan tersebut bersama dua temannya. Dua orang temannya, Di dan Ad, berhasil lolos dari kejaran warga. Nasibnya masih mujur, setelah aparat Polsek Sidodadi yang sedang berpatroli melintas di lokasi cepat mengamankannya ke Mapolsek untuk diperiksa secara intensif. Dua teman tersangka yakni, Ad dan Di, kini menjadi buron polisi. Sebuah linggis disita polisi sebagai barang bukti kejahatan mereka. Sapto mengelak tuduhan bahwa dirinya pimpinan pencurian. Dia mengaku hanya ditugasi mengawasi situasi di sekitar lokasi bila sewaktu-waktu ada orang melintas. Pelaku utamanya, kata dia, Di dan Ad. Dia menjelaskan, aksi itu dilakukan, karena diajak Di dan Ad. Namun, Di, yang dulunya sekampung dengannya, kini tinggal di kawasan Bangetayu, Genuk, sedangkan Ad masih familinya. Lantaran tak punya uang, dia tak bisa beli rokok. ''Kami bertiga dari rumah (Tambra VII-Red) naik sepeda kayuh sekitar pukul 02.00. Sesampai di lokasi kejadian muncul niat teman-temannya untuk mencuri rokok,'' katanya. (G5-18h) |