| Kamis, 15 Desember 2005 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatBarter Jeruk untuk PanserBANGKOK - China akan memasok Thailand dengan 96 kendaraan lapis baja pengangkut pasukan (APC) sebagai barter atas 100.000 ton jeruk longan kering. Kesepakatan perdagangan barter itu ditandatangani Suthiporn Chirapund, seorang pejabat senior Kementerian Pertanian dan Koperasi Thailand, dan Guo Zhao Ping dari Komisi Sains, Teknologi dan Industri bagi Pertahanan Nasional China. Menurut Menteri Pertanian dan Koperasi Khunying Sudarat Keyuraphan, 100.000 ton jeruk longan kering itu mencakup 27.000 ton produk Kelas A yang dipanen tahun ini dan 68.000 ton produk Kelas B yang dituai pada beberapa tahun lalu. Jeruk longan kering Kelas A harganya sekitar 23 hingga 56 baht per kilogram, sedangkan jeruk Kelas B harganya 11,50 46 baht per kilogram. Penyerahan pertama APC buatan China tersebut akan berlangsung pada sembilan bulan mendatang, dan sisanya dijadwalkan akan dikapalkan dalam waktu tiga tahun.(ant-25) Thailand-Rusia Hapus Visa KUALA LUMPUR - Rusia dan Thailand sepakat untuk menghapuskan visa yang diperlukan untuk kunjungan antara kedua negara. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan sekitar 100.000 turis Rusia mengunjungi Thailand tahun lalu. Dia memperkirakan jumlah tersebut akan segera meningkat dengan berlakunya penghapusan visa turis itu. ''Hal itu akan membantu ekonomi dan warga kedua negara,'' kata Putin kepada PM Thailand Thaksin Shinawatra ketika mereka berembuk di Kuala Lumpur. Thaksin mengatakan perjanjian itu merupakan peristiwa bersejarah. Turisme adalah komponen penting perdagangan Thailand-Rusia. Penandatanganan perjanjian itu tidak berarti visa itu akan segera dihapuskan, karena pemerintah kedua negara kini harus menyelesaikan prosedur administrasif agar perjanjian ini bisa diberlakukan.(ant-25) |