| Kamis, 15 Desember 2005 | INTERNASIONAL |
Pentagon Inteli Aktivis AntiperangWASHINGTON - Pentagon memiliki bank data rahasia mengenai warga Amerika yang menentang perang Irak. Berbekal data tersebut, Departemen Pertahanan AS juga dapat memantau demonstrasi-demonstrasi antiperang. NBC kemarin melaporkan data itu mencakup 1.500 insiden di seantero Amerika Serikat selama 10 bulan terakhir. Insiden-insiden itu dikategorikan sebagai ''kejadian mencurigakan''. Sebagian besar insiden itu berupa pertemuan atau unjuk rasa. Jaringan berita itu melaporkan, dokumen rahasia itu menunjukkan Pentagon telah meningkatkan pengumpulan data intelijennya di AS sejak 11 September 2001. ''Kami mencatat terjadi peningkatan komunikasi melalui internet yang dilakukan oleh kelompok-kelompok demonstran. Namun, belum terlihat ada hubungan yang signifikan dengan insiden-insiden lain,'' demikian laporan dalam dokumen itu. Juru bicara Pentagon menolak berkomentar mengenai laporan NBC tersebut. ''Departemen Pertahanan AS menggunakan data kontraintelijen dan informasi yang tepat dari badan-badan penegak hukum,'' kata juru bicara Pentagon.(rtr-ben-25) |