|
|
- Di China, satu tahun berpuluh-puluh jalan tol selesai dibangun. Di
negara kita, satu jalan tol belum juga terealisasi dalam lima tahun. Ini
bukan ungkapan untuk mengejek bangsa kita sendiri melainkan ingin menggugah
semangat dan kesadaran bersama tentang pentingnya mempercepat pembangunan
infrastruktur seperti jalan tol. Sebab, prasarana semacam itu mempunyai
multiplier effect yang sangat besar. Tidak ada artinya dana Rp 7
triliun jika dibandingkan dengan nilai tambah atau manfaat ekonomi yang
bisa didapat. Berdasarkan hitung-hitungan bisnis pun nilai investasi sebesar
itu pasti kembali kendati memerlukan waktu agak panjang. Jadi, tidak ada
alasan untuk tidak segera membangun infrastruktur termasuk jalan tol Semarang-Solo.
|
 |
- Apa sebenarnya kesulitan pejabat untuk berbicara dengan lebih mempertimbangkan
perasaan rakyat, atau tidak berupaya mereduksi kondisi yang sedang dihadapi
oleh rakyat? Tidaklah sulit, seharusnya. Menempatkan diri untuk berada
atau menjadi badian dari mereka, sekadar memperlihatkan perasaan berbagi
dalam situasi-situasi tertentu, apa susahnya? Bagi kita, sangatlah aneh
kalau pilihan sikap moral itu malah seperti dijauhi, dan justru ada pejabat
yang memilih membuat pernyataan-pernyataan tidak pada tempatnya. Dalam
sejumlah momen yang langsung melibatkan perasaan rakyat, kita mencatat
kenyataan tersebut. Apakah itu hanya keterpelesetan pernyataan, ataukah
memang karena tidak adanya sense of crisis.
|
 |
SEPANJANG tahun 2005, politik lokal Indonesia mendapatkan pengalaman
yang menarik dalam konteks pemberdayaan politik lokal. Pilkada langsung
banyak diharapkan oleh berbagai pihak untuk menjadi salah satu alat yang
ampuh untuk menseleksi calon pimpinan daerah baik di tingkat provinsi maupun
kabupaten/kota. Dalam perspektif prosedural,
|
 |
SEJAK Juni 2005, telah diselenggarakan pilkada di 198 wilayah,
yang 92 persen di antaranya telah berlangsung lancar dan tertib. Demikian
klaim Mendagri Moh Ma'ruf dalam iklan layanan masyarakatnya yang belakangan
ini marak dipasang dan ditayang di media cetak dan elektronika.
|
 |
Saya sulung dari lima bersaudara, kuliah semester akhir yang membutuhkan
dana Rp 3 juta dan saat ini telah terkumpul Rp 500 ribu. Saya mengetuk
hati dermawan yang perduli, berapa pun nilai bantuan yang diberikan akan
sangat bermanfaat untuk meringankan beban saya.
|
|