SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Rabu, 14 Desember 2005

KUALA LUMPUR - ASEAN kemarin mengisyaratkan siap meninjau ulang kebijakan tidak mencampuri urusan domestik negara anggota. Isyarat tersebut muncul setelah kelompok Asia Tenggara itu mengkritik Myanmar karena tidak melakukan reformasi demokrasi.

SAN QUENTIN - Pro-kontra hukuman mati terhadap mantan pemimpin geng Stanley ''Tookie'' Williams berakhir sudah. Williams Selasa kemarin disuntik mati, 24 tahun setelah dia dinyatakan bersalah membunuh empat orang.

BEIRUT - Friksi politik baru terjadi di Lebanon Selasa kemarin, setelah terbunuhnya tokoh pers dan anggota parlemen anti-Suriah, Gebran Tueni. Perpecahan politik itu berlangsung ketika rakyat Lebanon berkabung atas kematian Tueni.

SYDNEY - Kerusuhan rasial yang mengguncang Sydney berlanjut ke malam kedua. Sedikitnya tujuh orang terluka dan puluhan mobil hancur diamuk massa. Menurut polisi Selasa kemarin, kerusuhan itu tampaknya merupakan aksi balasan terhadap kekerasan rasial yang melanda pantai Sydney sebelumnya.

HONG KONG - Paling tidak sembilan orang terluka saat para pengunjuk rasa antiglobalisasi bentrok dengan polisi antihuru-hara di Hong Kong, Selasa kemarin.

RAMADI - Seorang politikus terkemuka muslim Suni tewas ditembak di Irak, Selasa kemarin. Insiden penembakan itu terjadi dua hari menjelang pemilu untuk memilih anggota parlemen baru.

ISLAMABAD - Gempa berkekuatan 6,7 skala Richter melanda Pakistan dan Afghanistan kemarin pagi. Hal itu memicu kepanikan di antara para korban yang selamat dalam gempa Oktober lalu. Namun belum ada laporan tentang korban atau kerusakan harta benda.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA