logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Desember 2005 NASIONAL
Line

Aneka Warta

TNI Bangun Tiga Skuadron Helikopter

BANDUNG - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso mengemukakan, TNI AD akan membangun sedikitnya tiga skuadron helikopter. Selain itu, persenjataan pasukan khusus AD ikut pula dilengkapi.

Pernyataan KSAD itu untuk menanggapi rencana pencabutan embargo senjata Pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap RI, seusai upacara Prasetya Perwira di Secapa, Hegarmanah, Bandung, Selasa (13/12). (dwi-60j)

Stefani Raih Penghargaan

BANDUNG - Generasi muda Indonesia menorehkan prestasi gemilang saat mengikuti Olimpiade Astronomi Asia Pasifik (APAO) yang berakhir Minggu (11/12) di Irkutsk, Siberia, Rusia. Stefanie Herlie menyabet penghargaan The Best Result in Practical Round.

Dalam rilis yang diterima kemarin, disebutkan pelajar SMA asal Jakarta itu berhak atas penghargaan itu karena nilai tes praktiknya sempurna tanpa kesalahan. Selain Stefani, peserta lain yang memperoleh penghargaan serupa adalah Evgeniy Krasnoslobodzev dari tim Ural dan Aleksey V Pavlov dari tim Irkutsk. Berdasarkan nilai total, Stefani mendapat third prize (perunggu) di kategori kelompok umur.

Anggota tim yang lain, Eric GS Rumainum dan Geraldo E Tegouch (Papua), keduanya pelajar SMP, juga menerima penghargaan untuk the best result. Zulfikar, pelajar SMA dari Banda Aceh juga memperoleh third prize. (dwi-60j)

20 KK Transmigran Berangkat ke Aceh

SEMARANG- Minat penduduk Jawa Tengah mengikuti transmigrasi masih cukup tinggi. Pada 2005 diberangkatkan sebanyak 675 kepala keluarga ke sejumlah provinsi dari target sejumlah 1.073 KK. Di antara mereka, sebanyak 20 KK asal Temanggung diberangkatkan ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng Srimoyo Tamtomo, Senin (12/12) menjelaskan, jumlah tersebut yang sudah terjadwal sampai Desember dari rencana tahun ini. Sisanya, kesempatan berangkat diperpanjang sampai April 2006 dengan biaya dari APBN karena menunggu persiapan lokasi penempatan yang belum selesai. (G17-60)

Yap Thiam Hien Award Urung Digelar

JAKARTA - Yap Thiam Hien Award tahun ini urung digelar karena ketiadaan dana. Penghargaan itu biasanya diberikan kepada para pejuang dan aktivis HAM di Indonesia di setiap penghujung tahun dalam rangka Hari Hak Asasi Manusia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pendiri Yayasan Pusat Studi Hak Asasi Manusia Todung Mulya Lubis dalam jumpa pers di kafe Rasuna Said Jakarta, Selasa (13/12). Menurut keterangannya, karena persoalan dana untuk 2005 ini penghargaan Yap Thiam Hien batal terlaksana.

''Selama ini tradisi pemberian Yap Thiam Hien Award berjalan dengan bantuan banyak kalangan yang beragam. Mulai dari para aktivis dan korban hingga kalangan dunia usaha,'' ujarnya. (aih-48j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA