logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Desember 2005 NASIONAL
Line

Robot Asimo Kini Lebih Pintar


SAJIKAN MINUMAN: Asimo mendorong kereta minuman untuk disajikan kepada tamu di kantor perusahaan Honda di Tokyo, kemarin. (26) - SM/afp

TOKYO - Kemajuan dan perkembangan apa yang dicapai robot? Tahun lalu, robot Asimo baru bisa belajar jalan dan menghindari rintangan di depannya. Kini, dia sudah tambah pintar.

Robot buatan Honda Motor Co itu sekarang sudah bisa melakukan beberapa pekerjaan kantor, meskipun masih sederhana. Misalnya, dia memberi salam kepada tamu kantor yang datang. Kemudian, dia juga bisa mengambilkan minuman ringan dan menyuguhkannya di meja tamu.

Selasa kemarin, Honda memperkenalkan generasi kedua Asimo. Robot ini lebih pintar dari pendahulunya. Dia mampu membawa barang berbobot 10 kilogram. Selain itu, dia bisa berjalan lurus ke depan, ke samping, atau mundur.

Lebih dari itu, Asimo kini juga dapat membawa baki berisi beberapa gelas minuman dan menempatkannya dengan hati-hati di atas meja.

Melalui rekaman video, Honda juga memperlihatkan kemampuan robotnya menyambut tamu. Dalam rekaman video itu, Asimo menunjukkan ruang pertemuan yang dicari-cari si tamu.

''Selamat datang, Tuan Sato!'' kata Asimo, sambil membungkukkan tubuh sesuai sopan santun orang Jepang. Asal tahu saja, tinggi tubuh Asimo adalah 130 sentimeter.

Dengan memprogramkan nama tamu, ruang pertemuan, dan data lain ke dalam IC (integrated circuit) Asimo, seorang staf kantor bisa menyuruh robot itu menjadi penyambut tamu.

Honda menggunakan sejumlah sensor, peranti pengenal citra dan suara yang canggih untuk membuat Asimo mampu mengerjakan tugas-tugas yang sederhana itu. Perusahaan pembuat mobil itu menyatakan, beberapa teknologi Asimo juga dimanfaatkan untuk meningkatkan keselamatan dan keperluan-keperluan lainnya.

Robot yang bentuk kepalanya mirip balon itu mampu berlari 6 kilometer per jam. Itu berarti, dua kali lebih cepat ketimbang kecepatan larinya Desember lalu. Saat memamerkan kemampuan larinya, Asimo bergaya seperti atlet pelari. Dia merentangkan kedua tangan, menyeimbangkan kaki, dan badannya sedikit membungkuk. (rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA