| Rabu, 14 Desember 2005 | MURIA |
Tenaga Honorer Minta Diangkat PNSBLORA- Sekitar 20 tenaga honorer daerah (honda) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Tenaga Kontrak Kerja (SP-TKK), mendatangi kantor DPRD. Namun, mereka kecele karena para anggota DPRD keburu berkunjung ke Kecamatan Ngawen untuk menyerap aspirasi rakyat. Salah satu agendanya, meminta DPRD memperjuangkan nasib mereka agar dapat diterima sebagai pegawai negeri sipil (PNS). ''Kami minta teman-teman datang lebih pagi lagi. Kalau bisa, setelah apel pagi langsung berkumpul di tempat ini. Kita akan beraudiensi dengan para wakil yang duduk di lembaga legislatif,'' ujar Ketua SP-TKK, M Sanaji SE kepada teman-temannya. Para tenaga honda yang bekerja di beberapa dinas dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, dengan mengendarai puluhan motor datang ke kantor DPRD sekitar pukul 09.30. Padahal, sekitar 20 menit sebelumnya, sebagian anggota DPRD meninggalkan gedung yang terletak di Jalan Ahmad Yani tersebut. Dengan menggunakan bus, para wakil rakyat ini menuju Kecamatan Ngawen. Beberapa staf DPRD menginformasikan kepergian anggota DPRD kepada honda. Meski berupaya menyembunyikan kesedihannya, tampak jelas kekecewaan di antara raut wajah mereka. Terutama yang datang dari beberapa kecamatan. ''Jauh-jauh dari Japah ternyata tidak ada anggota DPRD di sini,'' celetuk salah seorang di antara mereka. Sanaji mengakui, kedatangannya ke DPRD tanpa melalui pemberitahuan surat resmi, tetapi secara lisan. ''Beberapa hari lalu kami sudah datang ke sini. Kami hanya ditemui beberapa anggota DPRD. Saat itu kami beritahukan kepada mereka bahwa kami akan datang lagi untuk beraudiensi dengan pimpinan dan anggota DPRD,'' ujarnya. Pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) ini mengemukakan, ada beberapa agenda persoalan yang akan disampaikan SP-TKK. Antara lain terkait peningkatan kesejahteraan, pemberian tunjangan, dan pengangkatan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 48 Tahun 2005. ''Kami akan menyampaikan tiga persoalan ini kepada para wakil rakyat,'' tandasnya. Sementara itu, di tempat terpisah Agus Sridadi SE, salah seorang anggota DPRD mengatakan, pagi kemarin sebagian anggota DPRD menyerap aspirasi di Kecamatan Ngawen. Dia mempersilakan mereka untuk datang lebih pagi. ''Kalau besok (hari ini-Red) mau beraudiensi, silakan. Tetapi datanglah lebih awal. Karena besok kami akan melanjutkan kegiatan di Kecamatan Kunduran,'' imbaunya. (aiz-54s) |