logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Desember 2005 BANYUMAS
Line

Wangon-Jatilawang Longsor

BANYUMAS-Jalan nasional antara Wangon dan Jatilawang atau jalan utama Purwokerto-Bandung di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, kembali longsor. Longsoran kali ini tak terlalu parah. Namun tetap mengkhawatirkan bagi pengguna jalan karena jalur itu tergolong padat.

Akibatnya, arus lalu lintas merambat. Sekelompok pemuda memanfaatkan kesempatan itu untuk membuka-tutup arus. Mereka memasang portal sehingga kendaraan berjalan pelan dan bergantian. Sebab, material untuk perbaikan sedang diturunkan di lokasi itu.

Seorang warga menuturkan tebing dan bahu jalan kembali longsor empat hari lalu. Padahal, sebelumnya sudah longsor. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi dan Kabupaten Banyumas sudah memasang pengaman dan fondasi.

''Jalan mulai retak. Memang longsoran tidak parah karena perlahan-lahan,'' ujar Sutanto (25), pemuda yang mengatur arus kemarin.

Jalan yang longsor itu diapir Sungai Tajum dan parit. Bila diukur dari bahu jalan, ketinggian parit dan jalan sekitar 3 m.

Taryono (40), warga Tinggarjaya, menuturkan setiap kali air Sungai Tajum meluap terjadi banjir besar. Setelah mereda biasanya tebing sungai di tepi jalan longsor. ''Longosoran ini sudah lama dan setiap kali banjir longsor lagi.''

Bronjong Hanyut

Untuk mengamankan jalur Jatilawang-Wangon, kata Taryono, tebing sungai harus dipasangi bronjong. ''Setahu saya bronjong sudah sering dibuat. Namun jika banjir bronjong itu hanyut,'' ujarnya.

Supriyanto Wasdi (41), warga Wangon yang setiap hari melewati jalur itu, menyatakan longsoran di tebing Sungai Tajum belum terlalu parah. ''Namun jika tak segera diperbaiki bisa membahayakan.''

Arus lalu lintas, kata dia, masih tergolong lancar. Namun para pemuda memanfaatkan penurunan material untuk meminta uang ke pengendara sehingga arus tersendat. ''Jika tak ada yang memasang portal lancar-lancar saja,'' ujarnya. (G22,in-53 )


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA