SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 13 Desember 2005

JAKARTA-Penguatan rupiah beberapa hari ini hingga mencapai posisi Rp 9.765 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 10.100 per dolar AS, bukan karena intervensi yang dilakukan BI ke pasar uang.

SEMARANG -Untuk meningkatkan apresiasi dan memberikan banyak keuntungan dan kemudahan, khususnya bagi pelanggan pascabayar Matrix, PT Indosat menawarkan paket unggulan baru.

SEMARANG-Sekitar 60 lembaga keuangan mikro (LKM) di Jateng akan mendapatkan bantuan dana Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak (PKPS BBM) tahun 2005.

JAKARTA-Kenaikan harga BBM dan suku bunga menyebabkan permintaan kendaraan selama triwulan terakhir 2005 mengalami penurunan drastis.

JAKARTA-Ekonomi biaya tinggi yang diiringi maraknya biaya siluman, menurut Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjadi disinsentif bagi masuknya investasi asing.

JAKARTA-Pemerintah menargetkan penggunaan dana untuk pembayaran utang dalam dan luar negeri maksimal 5 persen dari total APBN tahun depan. Target itu ditetapkan agar beban anggaran tidak terlalu berat.

SEJUMLAH prestasi berhasil diraih Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa yang berpusatkan di Jalan Dr Cipto nomor 84, Kota Pekalongan.

YOGYAKARTA-Saat ini kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi dan tuntutan mobilitas meningkat pesat. Mahalnya mobil membuat orang lebih memilih menyewa, karena lebih efisien dan irit ketimbang membeli.

JAKARTA-Meski kekisruhan masalah impor beras belum usai, Bulog mengisyaratkan akan kembali melakukan impor beras selama tiga bulan pertama 2006. Impor tetap mengatasnamakan pengamanan cadangan pangan nasional.

SEMARANG-Hasil program Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula di Jateng sejak giling 2003-2005, telah berhasil meningkatkan produksi tebu di Jateng.

PURWOKERTO-Jumlah produk rumah tangga yang ditawarkan perusahaan asing ke konsumen dalam negeri kini sudah tak terhitung. Adanya pasar global juga semakin memudahkan terjadi penawaran secara cepat dan mudah. Namun dari sekian produk asing itu, yang ramah lingkungan dengan tidak menggunakan bahan-bahan kimia dan bisa mencegah penyakit jumlahnya bisa dihitung.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA