logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 13 Desember 2005 PANTURA
Line

Gubernur Bantu Makanan dan Benih

Lima Kecamatan di Tegal Rawan Pangan

SLAWI - Lima dari 18 kecamatan di Kabupaten Tegal diwaspadai sebagai daerah rawan pangan, setelah tanaman padi, jagung, dan kedelai di lima daerah itu diserang hama wereng cokelat dan tikus.

Kelima kecamatan itu adalah Bumijawa, Bojong, Jatinegara, Kedungbanteng, dan Warureja. Data Dinas Pertanian Perkebunan dan Perhutanan (Tanbunhut) Kabupaten Tegal menunjukkan, lebih dari 5.000 KK layak mendapat bantuan pangan.

Untuk mengantisipasi rawan pangan, para petani di kecamatan-kecamatan tersebut membutuhkan bantuan benih dan pupuk.

"Kami butuh bantuan makanan, juga benih dan pupuk agar kondisi kami bisa pulih seperti dulu," kata Nurkodi (48), seorang petani padi di Kecamatan Jatinegara.

Kepala Bidang (Kabid) Pertanian dan Ketahanan Pangan Dinas Tanbunhut Ir Toto Subandriyo mengatakan, kendati lima kecamatan diwaspadai rawan pangan, tidak ada warga yang kelaparan di sana.

"Kami hanya menengarai ada indikasi rawan pangan, setelah lahan pertanian di wilayah itu diserang wereng dan tikus. Dan kami sudah mengantisipasinya," kata Toto, Senin (12/12) kemarin.

Sementara itu Wakil Bupati Tegal HM Hammam Miftah SAg MM mengimbau masyarakat agar memanfaatkan diversifikasi lahan pertanian dan pekarangan, dalam upaya memperkokoh ketahanan pangan.

Paket Makanan Bergizi

Dia menyampaikan imbauan tersebut saat acara pencanangan "Gerakan Pemanfaatan Pekarangan sebagai Sumber Gizi Keluarga" di objek wisata Waduk Cacaban, kemarin.

Khusus untuk daerah yang ditengarai mengalami rawan pangan, dia mengatakan Pemkab sudah mengambil langkah-langkah strategis lewat instansi terkait. Bantuan pangan, benih, dan pupuk, langsung diberikan pada acara tersebut.

Menurut dia, Gubernur Jateng H Mardiyanto memberikan paket makanan bergizi untuk 3.000 KK di daerah-daerah rawan pangan itu. Bantuan tersebut berupa beras tujuh kilogram untuk tiap KK. Selain itu, masing-masing keluarga mendapatkan mi instan, telur, kacang hijau, dan gula pasir.

"Sebanyak 2.000 KK di Kecamatan Dukuhwaru juga mendapatkan bantuan program makanan tambahan dan air susu dari Pemkab Tegal, lewat Dinas Perikanan Kelautan dan Peternakan," kata HM Hammam Miftah.(D12-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA