logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 13 Desember 2005 PANTURA
Line

Jengkel, Menantu Bacok Mertua

BREBES - Nasib sial dialami Warti (45), warga Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Brebes, Sabtu (9/12) malam sekitar pukul 21:00. Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai buruh petik bawang merah itu, dibacok menantunya sendiri, Cahyadi (25). Akibatnya, ia mengalami luka bacok cukup parah, sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit (RS).

Kapolsek Wanasari, AKP Suryanto, melalui Kanit Reskrim, Aipda Hadi Sucipto, mengatakan, sejumlah personel kini telah dikerahkan untuk menangkap pelaku. Namun, dari penggerebekkan di beberapa tempat yang sering dikunjungi tersangka, petugas belum berhasil menemukannya. Meski demikian, pihaknya yakin dalam waktu dekat dapat menangkap pelaku.

Menurut Hadi Sucipto, tersangka nekat melakukan tindakan keji tersebut diduga karena jengkel dengan mertuanya. Sebab, dari keterangan sejumlah saksi atau tetangga korban, hampir setiap hari antara Cahyadi dan istrinya, yakni Safiayatun (23), selalu terjadi percecokkan.

Setiap terjadi terjadi percekcokan, kata dia, korban selalu ikut terlibat dan sering menyalahkan menantunya. Hal itu terulang, sebelum peristiwa pembacokan terjadi.

Dia menjelaskan, kondisi korban saat ini belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan intensif di RSUD Brebes. Luka bacok yang dialaminya cukup parah, yakni jari kelingkingnya putus terkena pedang, dan jari manis tangan kirinya juga nyaris putus. Selain itu, dia juga mengalami beberapa luka bacok di bagian kepala.

Proses pemeriksaan, rencananya akan dilakukan setelah kondisi korban memungkinkan.

Pihaknya saat ini telah mengamankan sebuah pedang sepanjang 25 cm milik pelaku dan pakaian korban yang masih berlumuran darah.(H17-19a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA