logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 13 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Akasa Rambing Perkasa

SUKABUMI - Dari tiga petinju Jateng yang sudah tampil, hanya Akasa Rambing yang masih bertahan ke putaran kedua Kejurnas Tinju ke-33 yang kini berlangsung di Pelataran Hotel Augusta, Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Pada babak penyisihan hari Minggu malam, petinju asal Sasana Bank Buana itu belum terbendung ketika berhadapan dengan Yusuf dari Bali di kelas ringan 60 kg. Putra pelatih M Sutan Rambing itu hanya butuh satu ronde untuk menghentikan petinju yang pernah dikalahkannya di Piala Bupati Tulungagung Juli lalu.

Dalam pertandingan itu memakai sistem ronde masing-masing ronde dua menit. Dan baru dua menit pertama pukulan andalan Akasa yakni jab-straight yang mendarat telak di wajah Yusuf. Wasit pun akhirnya menghentikan pertandingan, setelah Yusuf mendapatkan hitungan tiga kali.

Sayang keperkasaan Akasa itu tidak dikuti oleh dua rekannya, Raja Putra dan Suwoto yang sudah tersisih. Raja yang turun di kelas layang ringan, kalah angka dari Anton dari Sumsel, sedangkan Suwoto yang turun di kelas layang juga kalah angka dari petinju Papua, Eduardus.

Sementara itu, pada pertandingan babak kedua semalam Akasa berhadapan dengan M Jafar Sodiq dari Jatim, tetapi sampai berita ini diturunkan semalam pukul 21.30 WIB, partai yang ditunggu-tunggu tersebut belum juga dimainkan. Diperkirakan baru dimainkan pukul 24.00, karena sesuai urutan akan dimainkan pada pertandingan ke-58.

Sebagai catatan, petinju yang dihadapi Akasa semalam, sudah pernah dikalahkan dua kali, di Tulungagung dan di Piala Kapolda Sumut. Adapun Pintor yang seharusnya turun di kelas bulu berhadapan dengan Ely Palmalay (Maluku), ditunda malam nanti. Sementara itu, empat partai lainnya sudah diselesaikan di kelas layang ringan ini.

Pada Kejurnas yang akan berlangsung sampai tanggal 17 Desember ini, diikuti oleh 180 petinju dari 26 provinsi yang turun di 11 kelas, yang semalam dibuka oleh Gubernur Jabar Dani Setyawan di depan sekitar 1.000 penonton, termasuk Ketua Umum PB Pertina Mayor Jendral Marinir Nono Sampono.

Jabar Dipermalukan

Sementara itu, Pengda Pertina Jabar sebagai tuan rumah dipermalukan oleh para petinjunya karena sehari menjelang pertandingan dimulai, dari 11 petinju yang dipersiapkan semua pulang ke daerah masing-masing, sehingga Pertina Jabar yang bertindak sebagai tuan rumah terpaksa harus pontang-panting mencari penggantinya.

"Mereka kecewa karena selama mengikuti TC di Pelabuhan Ratu, tidak pernah dilihat langsung oleh pengurus teras Pertina setempat. Akibatnya, mereka ramai-ramai mundur, sehingga petinju-petinju nomor dua ditampilkan oleh Jabar," jelas Apling Suyono, salah satu petinju Jabar. (C16-v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA