| Selasa, 13 Desember 2005 | OLAHRAGA |
Sutan Instruksikan Main Keras
JAKARTA-PSIS siap meladeni permainan keras PSMS Medan pada pertandingan lanjutan Piala Emas Bang Yos III di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, sore ini. Bahkan, permainan keras tersebut dianjurkan pelatih Sutan Harhara. Namun, dia menegaskan timnya tak akan tampil kasar. Nilai-nilai sportivitas tetap akan dijunjung tinggi. "Jika mereka main keras, kami juga bisa. Kami sudah membuktikan saat lawan Persik," tegasnya. Permainan keras yang akan ditampilkan Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan pada pertandingan tersebut tidak akan didasari emosi. Mereka tetap harus tenang dan konsentrasi ke pertandingan. Hal itu merupakan salah satu kunci untuk mengimbangi Ansyari Lubis cs. "Tim mana yang bisa mengontrol emosinya, dialah yang akan bisa menguasai jalannya permainan. Karenanya, saya menginstruksikan pemain agar tetap tenang dan tidak emosi," ungkapnya. Dia tidak akan melakukan perubahan total terhadap komposisi pemain. Indriyanto Nugroho dan Imral Usman yang pada partai lawan anak-anak Kediri tidak dijadikan starter, akan kembali dipasang sejak awal. Namun, bisa jadi, di pertengahan babak kedua, Wanderson yang mencetak satu-satunya gol ke gawang Persik, dimasukkan menggantikan salah satu di antara mereka. Selebihnya, komposisi pemain tidak mengalami perubahan, baik di lini tengah maupun lini belakang. "Terlalu riskan jika mengubah total komposisi pemain yang sudah matang. Pasalnya, ajang yang diikuti PSIS ini hanya turnamen yang waktunya pendek. Jadi, tidak bisa dipakai untuk eksperimen pemain di beberapa posisi," kata mantan arsitek Persikota Tangerang itu. Lebih Baik Pertemuan dengan tim berjuluk Ayam Kinantan ini memiliki arti tersendiri bagi dirinya. Pasalnya, musim lalu dia pernah menukangi tim tersebut. Hal itu memicu semangat dan motivasinya untuk menumbangkan mantan klubnya tersebut. Meski demikian, Sutan mengelak dikatakan ada dendam terhadap tim kebanggaan Kota Medan tersebut. "Permusuhan saya dengan PSMS nanti hanya 90 menit saja saat pertandingan. Setelah itu, kami semua teman, sahabat dan saudara. Tidak ada dendam di antara kami," terangnya. Menurutnya, PSMS musim ini lebih baik dari musim lalu. Apalagi, setelah bergabungnya beberapa pemain seperti Ansyari Lubis, Rusdianto dan Fadli Hariri. Pada Piala Emas Bang Yos III, mereka terlihat sudah menyatu dengan pemain lama. Personel-personel musim lalu yang masih bertahan antara lain Alejandro Tobar, Susanto, Legimin Raharjo, Heri Swandana, Riswandi, I Komang Adyadna, Markus H Rihihina, Restu Kartiko, Agucima, Ahmad Affandi, Mario Alberto, Luis Eduardo, dan Alcidio Fleitas.(H13-22) |