logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 13 Desember 2005 NASIONAL
Line

Pemilik dan Karyawan Toko Emas Tewas Ditembak

YOGYAKARTA - Aksi perampokan berdarah yang meminta korban jiwa, semalam sekitar pukul 19.00 WIB, terjadi di Yogyakarta. Pemilik toko emas ''Cahaya Mas'' Jalan Simanjuntak 59, Andri Winan (54) dan karyawannya, Yohanes Slamet Yulianto (29) tewas diterjang peluru perampok. Sementara itu, karyawan lain, Nurcahyo (39) luka terserempet peluru yang dimuntahkan dari pistol pelaku.

Setelah melumpuhkan para korban, empat pelaku kemudian kabur dengan menggondol lima kilogram emas perhiasan senilai sekitar Rp 675 juta.

Kapolda DIY Brigjen Drs Bambang Aris Sampurno Djati, setelah menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Didampingi Kapoltabes Kombes Drs Condro Kirono, dia langsung memimpin olah TKP. Berdasarkan keterangan dari beberapa saksi mata, Kapolda mengatakan, setelah melakukan aksinya keempat pelaku menggunakan dua sepeda motor Suzuki Shogun dan Honda Supra X melarikan diri ke arah utara.

Kapolda langsung memerintahkan segenap jajarannya untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. Bahkan dia memerintahkan tembak di tempat apabila pelaku melakukan perlawanan.

Menurut keterangan, keempat pelaku datang berboncengan dari arah gang sebelah barat toko emas yang dijadikan sasaran. Setelah menyeberang Jalan Simanjuntak, mereka yang menggunakan jaket warna hitam dan helm cakil putih memarkir sepeda motor persis di depan toko emas.

Seorang pelaku tinggal sendirian menunggu motornya, sementara tiga temannya masuk ke toko emas. Serta-merta ketiga pelaku itu dengan pistol di tangan mengancam karyawan agar jangan melawan. Hujan rintik-rintik yang turun sejak pagi membuat suasana jalan di sekitar toko emas relatif sepi. Menyadari kedatangan tamu yang tidak diundang, karyawan Nurcahyo mencoba memberikan perlawanan.

Namun langkah Nurcahyo terhenti ketika seorang pelaku melepaskan tembakan ke arahnya.

Beruntung dia sigap memalingkan kepalanya hingga timah panas hanya menyerempet pelipis kirinya. Saat itu juga pemilik toko, Andri Winan dan karyawannya, Yohanes Slamet Yulianto melakukan perlawanan. Tapi perampok kembali melepaskan tembakan. Kali ini peluru yang dimuntahkan persis mengenai dada Andri dan Yohanes. Keduanya pun langsung roboh bersimbah darah.

Melihat korban sudah tidak berdaya, secepat itu pelaku menguras perhiasan emas, setelah terlebih dahulu memecah kaca etalase toko.

''Kami tahu terjadi perampokan setelah mendengar tembakan pertama. Namun kami tidak berani memberikan pertolongan karena pelaku membawa senjata,'' ujar sejumlah warga sekitar tempat kejadian.

Upaya menyelamatkan nyawa korban Andri Winan dan Yohanes Slamet Yulianto dilakukan setelah para perampok melarikan diri. Korban dilarikan ke RSUP Dr Sardjito, namun keduanya keburu mengembuskan napasnya.

Adapun korban Nurcahyo yang terluka di pelipis menjalani perawatan di RS Panti Rapih di bawah penjagaan ketat petugas.

Sesuai perintah Kapolda, semalam, di sejumlah ruas jalan ke luar kota dilakukan razia kendaraan bermotor, khususnya roda dua. Hal yang sama dilakukan di wilayah hukum Polres Sleman yang berbatasan dengan wilayah Poltabes Yogyakarta.

Belum diketahui sejauh mana hasil pengejaran yang dilakukan polisi. Petugas lain sedang meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar TKP. Kapoltabes Kombes Condro Kirono memperkirakan kejadian itu murni kriminal.(P58,sgt-14v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA