| Selasa, 13 Desember 2005 | MURIA |
Pemkab Bentuk Tim Penanggulangan Flu BurungJEPARA- Meski belum ditemukan kasus flu burung di Jepara, Pemkab tak ingin terlambat dalam melakukan pencegahan. Dalam pertemuan di ruang rapat I Setda, Senin (12/12), Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) bersama Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) membentuk tim khusus penanggulangan flu burung. "Kami bersikap waspada. Jangan sampai tiba-tiba muncul kasus penyebaran flu burung tanpa terdeteksi sebelumnya," kata Kepala DKK, dokter Gunawan WS DTMH MKes. Tim inti yang dibentuk beranggotakan dari kedua lembaga tersebut dengan melibatkan rumah sakit, puskesmas, serta PKK di setiap kecamatan dan desa. "Tim akan melakukan pengamatan, jika terdapat laporan kejadian munculnya kasus flu burung. Baik terhadap manusia maupun unggas. Karena keterbatasan tim, kami berharap masyarakat bisa berperan aktif menyampaikan laporan jika muncul kasus flu burung," tuturnya. DKK, ungkap dia, hanya akan berkonsentrasi mengantisipasi kemungkinan adanya korban flu burung. Sementara, Distanak lebih berkonsentrasi pada unggas. Tim pemantau flu burung telah ada di Rumah Sakit RA Kartini Jl Wachid Hasyim. Tim tersebut dipimpin oleh dokter Agung (spesialis penyakit dalam). "Jika ada pasien korban flu burung akan mendapatkan penanganan khusus." Vaksinasi Kepala Distanak Ir Sihana MSi mewakili Seksi Kesehatan Hewan dokter Slamet Effendi menuturkan, pihaknya telah menyiapkan 300.000 vaksin antivirus flu burung. "Selain itu, kami sudah melakukan vaksinasi di beberapa kecamatan bagian utara seperti Mlonggo, Bangsri, Kembang, dan Keling. Dari pantauan kami belum ditemukan unggas yang terjangkit penyakit tersebut," urainya. Direncanakan pada 15-30 Desember mendatang pihaknya masih melanjutkan kegiatan vaksinasi di bagian selatan melalui petugas di masing-masing kecamatan. Beberapa desa yang akan menjadi sasaran vaksinasi, yakni Dorang, Kecamatan Mayong; Ujung Pandan dan Guwosobokerto (Welahan); Batukali (Kalinyamatan); Gerdu dan Karangrandu (Pecangaan); serta Sowan Lor dan Sowan Kidul (Kedung). "Kami juga menyediakan vaksin secara gratis, jika masyarakat membutuhkan," imbuhnya. (H15-61s) |