logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 13 Desember 2005 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Bus Terbakar, 40 Tewas

LAHORE - Sedikitnya 40 orang tewas dalam insiden kebakaran bus yang membawa rombongan kerabat dan sahabat keluarga pengantin di Lahore, Pakistan timur. Polisi kemarin mengatakan percikan kembang api telah menyulut tangki bahan bakar dan membakar bus tersebut.

Peristiwa itu terjadi Minggu lalu ketika bus tersebut tiba di rumah pengantin. Pada saat yang sama, penyelenggara pesta perkawinan sedang menyalakan kembang api sesuai adat setempat.

Celakanya, sebagian kembang api jatuh ke bus yang baru tiba. Bus itu membawa 70 penumpang, termasuk kaum wanita dan anak-anak.

Polisi mengatakan beberapa jasad korban dalam kondisi hangus. Keluarga korban sangat terguncang. Polisi menduga jumlah korban bisa bertambah. Namun lima orang berhasil diselamatkan.

Kedua mempelai selamat karena mereka berada di kendaraan lain. Minggu lalu polisi menyebutkan korban tewas mencapai 35 orang. Namun juru bicara polisi Aamir Zulfikar kemari mengatakan jumlah korban bertambah menjadi 40 orang.

Warga Pakistan biasa menyalakan kembang api untuk menyambut kedatangan pasangan pengantin. Pihak berwenang sebenarnya sudah melarang tradisi itu. Namun sebagian besar masyarakat masih menjalankannya. Zulfikar mengatakan Kepolisian Lahore sering melakukan razia terhadap pembuat dan penjual petasan dan kembang api akhir-akhir ini.(rtr-ben-25)

Mofaz Tinggalkan Likud

JERUSALEM - Menteri Pertahanan Israel Shaul Mofaz membelot dari Partai Likud dan bergabung dengan partai baru Kadima pimpinan Ariel Sharon. Pembelotan Mofaz makin mengurangi kekuatan Partai Likud.

Mofaz adalah salah satu tokoh ternama di Israel. Dia dikenal bersikap keras dalam menangani perlawanan Palestina. Namun, sejumlah pengamat menilai dia keluar dari Likud karena merasa tak bakal menang bersaing dengan Benyamin Netanyahu dalam pemilihan ketua partai itu pada 19 Desember.

Mofaz beralasan pembelotan dirinya itu sebagai bentuk solidaritas pada Sharon. ''Pergaulan saya dengan PM Sharon membuat saya sangat persuasif selama beberapa tahun terakhir. Perpaduan kekuatan kami ini sangat tepat untuk memimpin Israel,'' katanya.

Dia mengatakan akan tetap menjadi menteri pertahanan jika Sharon terpilih lagi dalam pemilu 28 Maret 2006. Radio tentara melaporkan PM Sharon senang dengan keputusan Mofaz bergabung dengan Kadima.

Sharon mendirikan Kadima yang beraliran tengah setelah dia mundur dari Likud bulan lalu. Pengunduran dirinya itu dipicu oleh pembangkangan sekelompok anggota parlemen ekstrem kanan. Kelompok ekstrem kanan Likud menolak pemindahan permukiman Yahudi dari Gaza.(ant-ben-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA