| Selasa, 13 Desember 2005 | BUDAYA |
Andreas Akan Buat Lukisan TerbesarSEMARANG- Pelukis kawakan Andreas Subardjo kembali ''berulah''. Setelah pada 1993 menciptakan rekor kartu lebaran terbesar, menyambut Natal tahun ini, ia didukung PT Telkom Divre IV Jateng-DIY akan menciptakan rekor lukisan terbesar berukuran 20m x 3m. Penciptaan rekor itu akan dilaksanakan Kamis (15/12) di Pusat Diklat Provinsi Jateng, kawasan Srondol. Jika berhasil akan dibukukan oleh Museum Rekor Indonesia (Muri). Secara teknis, pemilik sanggar Blontang tersebut menggunakan bahan kanvas dan cat akrilik untuk lukisan terbesarnya. Sebagai syarat, ia harus menyelesaikan karyanya dalam waktu empat jam, yakni mulai pukul 10.00-14.00. Selama pengerjaan, Andreas dibantu empat orang tenaga sukarela. Lantaran terkait Natal, tema yang dipilih sebagai objek lukisannya adalah ''Yesus Memberi Makan 5.000 Orang''. ''Jadi, sepanjang kanvas akan saya lukis kisah yang dinukil dari Kitab Perjanjian Baru itu. Dalam hal ini saya menggunakan corak impresionis,'' katanya, Senin (12/12). Kenapa tema itu yang dipilih? Bukankah ada banyak kisah dalam Kitab Perjanjian Baru? ''Saat ini, masih banyak orang kelaparan di Indonesia. Sebenarnya, hal itu tidak akan terjadi, andai orang-orang yang berkelebihan mau mendermakan sebagian hartanya.'' Andreas Subantardjo lahir di Yogyakarta, 15 September 1948. Pendidikan seni rupa ia dapatkan dari Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) IKIP Semarang. Dalam melukis, suami Nurainy itu dikenal amat produktif. Saat ini, ia telah menyelesaikan 3.500 buah lukisan pesanan dari Belanda, Belgia dan Jerman. Januari mendatang, akan ditambah 1.000 lukisan lagi. (H6-43) |