logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 13 Desember 2005 BUDAYA
Line

Kesederhanaan Koes Plus yang Memikat

KESEDERHANAAN itu masih ada, baik lewat syair maupun gaya penampilan di atas panggung. Tak banyak melodi yang rumit dan syair yang njelimet. Sederhana tapi mengena. Bisa jadi, lantaran kesederhanaan itu pulalah konser Koes Plus yang bertajuk "Exclusive Night with Koes Plus" di Sapphire Room, Palace Restaurant, Thamrin Square, Minggu (11/12) malam, dipenuhi penggemar band yang berjaya era tahun 1960 dan 1970-an itu.

Meski hanya menyisakan seorang personel asli grup band yang ditahbiskan sebagai pelopor musik pop Indonesia, toh penggemar tak mempermasalahkan hal itu. Mereka tetap asyik berdendang.

Adalah Yon Koeswoyo yang menjadi daya magnet pada konser yang diadakan Yes Entertaiment itu. Bersama tiga personel baru Koes Plus, Sonny (gitar/kibor), Danang (bas), dan Selo (drum), tak kurang dari 20 tembang disuguhkan grup ini. Meski terbilang wajah baru, ketiganya mampu menyaingi kekampiunan permainan musik maupun lantunan tembang yang dibawakan Yon. Buktinya, penonton terasa benar menikmatinya.

Yon yang kemarin malam tampil bersahaja mampu mengajak penonton untuk sejenak rehat dari kesuntukan. Penonton dibawa bernostagia dengan kesederhanaan Koes Plus. Simak saja saat Yon bersuara lewat tembang "Diana".

"Di gunung tinggi kutemui /gadis manis putri paman petani/cantik menarik menawan hati/Diana namanya manja sekali/Waktu aku mengikat janji/kuberikan cincin bermata jeli/tapi apa yang kualami/paman petani marah ku dibenci.../

Pilihan nada yang manis, syair yang sederhana serta alunan melodi yang ritmis secara simultan membuat tembang ciptaan Tony Koeswoyo itu bak telaga di telinga. Menghanyutkan, tenang, namun luar biasa dalamnya.

Tak hanya "Diana" semata, "Manis dan Sayang", "Bus Sekolah", "Bahagia dan Derita", "Kota Lama", "Pelangi" dan "Nusantara" mereka dendangkan. Ah, terasa syahdu nian suasana saat itu.

Penonton tak pernah berhenti meminta, "Terus...lagi...minta lagu Mari-mari dan Kolam Susu dong!" teriak penonton.

Sebelumnya, dua grup band J Plus dan La Brava tampil sebagai pembuka konser. Kedua grup itu biasa memainkan tembang-tembang milik Koes Plus, yang dibentuk tahun 1969 dengan personel Tonny, Yon, Yok, dan Murry. (Fahmi Z Mardizansyah, Hernandhono-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA