| Sabtu, 10 Desember 2005 | OLAHRAGA |
Fofee Tak Terkena Peraturan BLIJAKARTA- Fofee Kamara bisa bernafas lega. Pemain asal Liberia itu bisa kembali membela PSIS di kompetisi Liga Indonesia XII. Dia tidak jadi terkena peraturan dari Badan Liga Indonesia (BLI) yang membatasi pemain asing hanya empat tahun di Liga Indonesia. Kesalahpahaman BLI yang menyatakan Fofee sudah bermain lebih dari empat tahun sudah diklarifikasi manajemen. ''Yang benar Fofee baru tiga tahun bermain di Indonesia. Tahun ini merupakan tahun terakhirnya. Jadi, dia masih bisa main membela PSIS,'' ungkap Wakil Manajer Tim PSIS, Setyo Agung Nugroho. Menurut Agung, setelah dilakukan klarifikasi ternyata ada kesalahan administrasi di BLI. Selain itu, manajemen juga mengajukan bukti tentang awal kedatangan Fofee dan tim pertama yang dibelanya. Pemain yang akrab disapa Jumadi itu kali pertama membela PSDS Deli Serdang tahun 2003/2004. Setelah itu, dia baru pindah ke Mahesa Jenar musim kompetisi 2004 hingga 2006 nanti. ''Dengan selesainya permasalahan ini, kami berharap Fofee bisa kembali fokus membela tim.'' Fofee sendiri mengaku sangat senang mendengar kabar dirinya masih bisa bermain lagi di PSIS. Sebelumnya, dia merasa kesal dengan surat dari BLI yang dikirim ke Manajer Tim, Yoyok Sukawi yang menyatakan dirinya tidak bisa bermain lagi di Liga Indonesia karena terkena peraturan tersebut. ''Jika administrasi di PSSI atau BLI bagus, kesalahan seperti ini tidak akan terjadi. Namun sekarang saya sudah lega. Kesalahpahaman itu sudah bisa diselesaikan,'' katanya. Fofee belum tahu rencana musim depan. Apakah akan pulang ke negaranya atau tetap tinggal di Indonesia. Dia berharap musim depan peraturan tentang pembatasan lama tinggal pemain asing di Liga Indonesia bisa ditinjau kembali. Pasalnya, dia sudah telanjur betah bermain di PSIS yang dinilai punya rasa kebersamaan besar antarpemain dan manajemen tim. ''Biasanya peraturan-peraturan dari PSSI atau BLI mudah berubah-ubah. Makanya, saya berharap musim depan peraturan tentang pemain asing bisa ditinjau lagi,'' harapnya. (H13-40) |