logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 10 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Langkah Persija Tertahan

JAKARTA- Sudah menurunkan para pemain terasnya yang baru saja memperkuat timnas Indonesia di SEA Games Ke-23 Filipina, Persija Jakarta hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan PSMS Medan dalam lanjutan pertandingan turnamen Piala Emas Bang Yos, Jumat (9/12) di Stadion Sanggraha Lebak Bulus, Jakarta, Selatan.

Disaksikan sekitar 15.000 pendukung fanatiknya dari kelompok Jakmania, tim tuan rumah tidak mampu mendominasi. Kehadiran Mahyadi Panggabean dan Saktiawan Sinaga di kubu PSMS bahkan lebih menghidupkan permainan yang membuat mereka dominan. Penguasaan bola lebih banyak untuk PSMS. Di kubu Persija, Agus Indra Kurniawan dimainkan, sementara Leonard Tupamahu masih absen.

"Terus terang saja masuknya Mahyadi dan Saktiawan menambah kepercayaan diri para pemain lain, sehingga organisasi permainan kami jadi lebih hidup," ujar manajer PSMS Medan, Randiaman Tarigan seusai pertandingan.

Walau pada pertandingan sebelumnya harus menyerah 0-1 dari Persik Kediri, perolehan nilai satu dari permainan imbang dengan Persija membuat kubu PSMS cukup yakin bisa tetap lolos ke pertandingan akhir. "Kami tetap optimistis bisa lolos ke final," tambah Randiaman.

Meski kalah dalam penguasaan bola, Persija lebih dulu memimpin melalui gol Ismed Sofyan pada menit ke-50. Gol balasan PSMS lahir lima menit kemudian lewat tendangan Alicido Fleitas, dari kesalahan yang dibuat legiun asing anyar Hauhau Cabral.

Agak mengejutkan jika pada pertandingan ini Persija baru memainkan bek tangguh yang juga penyandang ban kapten, Aris Indarto pada menit ke-80. Bahkan, rekan Aris di lini belakang, Charis Yulianto, sama sekali tidak dimasukkan dalam line-up pemain.

Bertalian dengan keduanya, asisten pelatih Isman Jasulmei mengatakan bahwa hal itu dilakukan semata-mata karena rotasi pemain, bukan karena skors setelah diketahui keduanya pergi ke Malaysia dan bernegosiasi dengan klub setempat tanpa izin manajemen tim.

"Ini hanya untuk rotasi," bantah Isman Jasulmei. Aris dan Charis Yulianto sudah lama diincar klub Malaysia, di antaranya Selangor yang sudah lebih dulu merekrut Ilham Jayakesuma. Tidak diketahui kapan Aris dan Charis Yulianto pergi diam-diam ke Kuala Lumpur, sehingga membuat manajemen tim berang. Yang jelas, ada kabar kalau keduanya ternyata dinyatakan tidak lulus dalam tes di klub yang mengincarnya itu.

"Dengan adanya Aris Indarto dan Charis Yulianto, lini belakang Persija jadi lebih solid, karena keduanya sudah tune-in," komentar kiper Hendro Kartiko, yang pada pertandingan ini dinobatkan sebagai man of the match karena keberhasilannya beberapa kali menggagalkan serangan PSMS. (wgm-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA