logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 10 Desember 2005 OLAHRAGA
Line

Akasa dan Amri Andalan Jateng di Kejurnas

SEMARANG- Para petinju Jawa Tengah yang akan turun di Kejurnas Tinju Amatir di Sukabumi, Jabar, 11-17 Desember ini, diharapkan mampu membawa nama baik Jawa Tengah.

''Jangan hanya menjadi juara di kandang tetapi juga menjadi juara di tingkat nasional. Kalian harus menunjukkan kemampuan semaksimal mungkin agar bisa meraih prestasi tertinggi,'' pesan Ketua Umum Pengda Pertina Jateng Kukrit SW saat acara pelepasan para petinju di rumahnya.

Hadir pula dalam acara tersebut Kabid Binpres KONI Jateng Mugiyo Hartono, Ketua Harian Pertina Jateng Sudarsono, Sekum Pertina Jatmiko, dan manager tim Tohir Sandirdjo. Suasana pelepasan berlangsung akrab.

''Saya berharap, kalian berjuang semaksimal mungkin untuk membawa nama baik Jateng. Tunjukkan dengan prestasi yang optimal sehingga tidak membuat saya malu,'' kata Kukrit kepada para petinju.

Kukrit menekankan, pihaknya tidak segan-segan memberikan penghargaan bagi petinju yang mampu berprestasi pada tingkat nasional.

Dia ingin mereka pulang dengan membawa medali emas. Sebab, prestasi yang mereka raih nanti juga buat atlet itu sendiri.

Namun jika gagal, Pengda yang malu. Sebab, selama ini telah tersedia gedung latihan permanen dan fasilitas-fasilitas lain.

''Saya siapkan hadiah buat kalian jika berprestasi,'' janjinya.

Satu emas

Sementara itu, pelatih Agus Sriyanto tidak muluk-muluk memasang target. Dengan materi petinju yang ada, pihaknya hanya menargetkan satu emas dalam kejuaraan tersebut. Target tersebut dibebankan dari salah seorang petinju andalan Jateng, yaitu Amri atau Akasa Rambing.

Amri merupakan petinju terbaik pada Kejurnas Tinju Amatir Piala Kapolda Medan 2005. Sementara itu, Amri adalah petinju pelatnas jangka panjang yang dipersiapkan ke Asian Games 2006 di Qatar.

Petinju-petinju lain, seperti Kukuh, Sugiri, dan Suwoto diharapkan pula mampu berbicara banyak dalam kejuaraan tersebut.

Akasa bertekad siap berjuang untuk mempersembahkan medali untuk Jateng. Lawan yang perlu diwaspadai adalah petinju-petinju kawakan yang kemungkinan akan turun.

Pada bagian lain Jatmiko berharap, agar daerah lain konsisten terhadap AD/ART Pertina. Yang salah satunya mengatur pengiriman petinju tidak melebihi batas usia. Usia maksimal dalam tinju amatir 34 tahun. Namun, beberapa daerah masih juga mengirimkan atlet melebihi batas usia tersebut. ''Jateng selalu konsisten dengan aturan Pertina,'' ujar Jatmiko,

Sepuluh petinju yang akan bertanding adalah Raja Putra Jaya (kelas 45 kg), Suwoto(48 kg), Immanuel Budi (50 kg), Rasmuddin (54 kg), Akasa Rambing (60 kg), Sugiri (64 kg), Suprijatmiko (69 kg), Kukuh Heri (75 kg), dan Ahmad Amri (81 kg). (knd-28j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA