| Kamis, 08 Desember 2005 | NASIONAL |
Aneka WartaRangkap Jabatan Belum DiputuskanSEMARANG- Setelah berkali-kali tertunda, Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah akan digelar 3-5 Februari 2006. Menurut anggota Fraksi PKS Kamal Fauzi, kepastian muswil akhirnya digelar pekan pertama bulan Februari mendatang setelah keluar petunjuk dari Majelis Syuro. Menurut Kamal, sekarang yang masih dibahas sebelum muswil adalah soal snggaran rumah tangga (ART) PKS. Sejauh ini ART belum ditetapkan oleh Majelis Syuro PKS. Beberapa materi yang masih dibahas adalah soal rangkap jabatan menjadi ketua partai dan anggota legislatif. ''Apakah rangkap jabatan itu dilarang atau tidak sampai sekarang masih belum diputuskan,'' kata Kamal yang juga anggota Majelis Syuro PKS, belum lama ini. (G17-60t) Musda PD Rebutkan 37 Suara SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Tengah yang akan digelar pada Januari 2006 mendatang akan memperebutkan 37 suara. Suara sejumlah itu berasal dari DPC, DPD, dan DPP. Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Mundir Afif, Selasa (6/12) menjelaskan, sesuai petunjuk dan pelaksanaan (juklak) musda yang dikeluarkan DPP Partai Demokrat, setiap DPC memiliki hak satu suara, DPD satu suara, dan DPP satu suara. ''Di Jateng terdapat 35 DPC. Dengan demikian setelah ditambah suara DPD dan DPP, seluruhnya 37 suara yang akan diperebutkan dalam Musda nanti,'' kata dia didampingi Ketua DPD Subyakto dan Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Doni Meiyudin, di ruang fraksinya lantai V Gedung Berlian.(G17-60v) Penentuan Sekretaris DPW PAN Alot SEMARANG- Penentuan posisi Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Tengah sampai kemarin berlangsung alot. Meski begitu, 11 anggota Tim Formatur masih memiliki waktu sampai 20 Desember untuk mengisi posisi yang strategis itu. Menurut anggota Tim Formatur Sriharyono kemarin, dua nama yang mengerucut menjadi calon sekretaris DPW adalah Khafid Sirotudin dan Khilmi Firdaus. Nama Khafid Sirotudin muncul karena untuk mengakomodasi calon ketua DPW yang kalah di putaran kedua di arena Muswil PAN baru-baru ini. ''Mengakomodasi rival dalam muswil itu merupakan jiwa yang besar. Apalagi Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir sudah meminta ketua DPW terpilih untuk tetap merangkul yang kalah dalam muswil,'' kata dia di Semarang. (G17-60t) Gadis Indonesia Diperkosa 4 Perampok JAKARTA - Nasib malang menimpa pekerja Indonesia di Malaysia. Kali ini seorang gadis diperkosa empat pria yang merampok kedai kopi tempatnya bekerja. TKI itu menjadi korban karena perampok tidak puas dengan hasil rampokan yang mereka peroleh. Demikian seperti diberitakan harian lokal The Star, Rabu (7/12). Ketika mendatangi kedai, para perampok meminta pemilik untuk menyerahkan semua uang yang dimiliki. Namun ternyata, di laci cuma ada beberapa ringgit. Dengan kesal, perampok menarik dan menyeret gadis Indonesia yang berusia 18 tahun itu ke mobil. Gadis malang itu kemudian ditemukan sedang berjalan lesu di sebuah kawasan yang berjarak sekitar 3 kilometer dari kedai kopi di Krokop, Miri itu. Kepada polisi, gadis yang dirahasiakan identitasnya mengungkapkan, dirinya dibawa ke suatu tempat yang tidak dia kenal. Di sana, ia diperkosa secara bergiliran oleh empat penjahat itu. (dtc-60m) Khairiansyah Mengadu ke DPR JAKARTA- Khairiansyah Salman, mantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dinilai berjasa membongkar kasus korupsi di Komisi Pemilihan Umum, membeberkan masalahnya di depan anggota Komisi III DPR, kemarin. Dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjahitan dari F-PDIP di DPR, Khairiansah dengan suara bergetar mengaku terkejut dan shock ketika mengetahui dari internet bahwa dirinya dinyatakan sebagai tersangka oleh Jaksa Agung dalam kasus penyuapan ketika mengaudit Dana Abadi Umat (DAU). (ant-60) Pemprov Seriusi Sonic Bloom SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jateng berniat serius menggunakan teknologi sonic bloom pada pertanian. Perlakuan pada tumbuhan dengan frekuensi suara itu mampu menaikkan produksi tanaman. Produksi padi selama 6 ton per hektare misalnya, naik rata-rata 25% sekitar 1,5 ton. Demikian diungkapkan Lasmono Tri Sunaryanto, peneliti dari Balai Pusat Pengembangan Tanaman (BPPT) Jawa Tengah, kemarin. Adopsi tersebut diperkirakan akan mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida sehingga tanaman lebih sehat. Menurut dia, pada tahun 2006 ada target tambahan sekitar 500 ha untuk tanaman pangan yang dikembangkan dengan teknologi tersebut. Empat jenis tanaman yang dikembangkan meliputi jagung, bawang merah, padi, dan kentang. ''Pengembangan itu dipusatkan di enam kota/kabupaten, yakni Brebes, Pekalongan, Jepara, Semarang, Temanggung, dan Purbalingga. Jenis tanaman disesuaikan dengan kondisi dan produk unggulan setempat,'' jelas Yulianto, peneliti dari Fakultas Pertanian Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. (H12-60t) |