logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 08 Desember 2005 BANYUMAS
Line

Dibebaskan dari Retribusi

BANYUMAS - Pedagang Pasar Jatilawang korban kebakaran yang nantinya akan ditempatkan di los darurat dibebaskan dari kewajiban membayar retribusi. ''Sampai kapan? Tentunya selama mereka berada di los darurat. Pemkab Banyumas telah merencanakan pembangunan kembali los dan kios yang terbakar itu secara permanen,'' ujar Bupati Aris Setiono seusai meninjau Pasar Jatilawang yang dilalap api, kemarin.

Data resmi pedagang yang memiliki SIP di dua los yang terbakar adalah 16 orang. Namun, yang tak ber-SIP dan ikut kehilangan tempat berjualan, seperti pedagang jajanan, sayur yang lesehan di sekitar los dan yang membuat bedeng menempel tembok kios yang terbakar, ada puluhan orang. Mereka yang tak ber-SIP dan ikut menjadi korban kebakaran nantinya juga akan boyong ke lokasi darurat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Hedi Oro Manu mengemukakan, prioritas utama los daurat adalah untuk pedagang yang ber-SIP. Yang tak memilikinya akan didata oleh petugas.

Retribusi pasar yang dikenakan kepada para pedagang di Pasar Jatilawang yang merupakan pasar kelas III besar kecilnya tergantung pada luas petak yang mereka tempati. Besarnya Rp 200 - Rp 400 per hari.

Butuh Modal

Para pedagang yang mejadi korban kebakaran menyambut baik bantuan Pemkab membuatkan los darurat. Namun, mereka memiliki kendala tak bisa segera berjualan seandainya los daurat itu sudah jadi dalam waktu dekat ini. Sebab, mereka tak memiliki modal.

Siti, pedagang sandal yang menempati salah satu los yang terbakar, mengaku rugi Rp 3,5 juta. Semua dagangannya ludes dan untuk sementara tak bisa berjualan. ''Saya mau saja pindah ke los darurat. Namun, untuk berjualan lagi butuh modal. Tak tahu mau cari modal dari mana agar bisa berjualan lagi.''

Teman senasibnya, Yati (34), pedagang mainan anak-anak, juga menyampaikan hal yang sama. Dagangannya senilai lebih kurang Rp 5 juta ludes tak tersisa. ''Mudah-mudahan ada bantuan atau pinjaman yang bisa dimanfaatkan sebagai modal untuk berjualan lagi,'' harapnya. (G23-36j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA