| Selasa, 06 Desember 2005 | PANTURA |
Sindikat Pembobol Toko Elektronik Ditangkap
KAJEN - Pembobol toko elektronik Columbia Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (4/12) ditangkap anggota Polres Pekalongan. Tiga tersangka yang diduga anggota sindikat spesialis pembobol toko ditangkap setelah melalui aksi pengejaran hingga ke Weleri, Kendal. Ketiga tersangka adalah Tasuli bin Sumari (39) warga Desa Bulu, Gringsing, Kubro bin Musari (30) warga Bulu, Gringsing, dan Supriyanto bin Slamet Riyadi (32) warga Babadan, Limpung, Batang. Mereka sudah sepekan diincar polisi. Kapolres AKBP Drs Lotharia Latif mengungkapkan, ketika mendengar laporan tentang pembobolan di toko elektronik Columbia, Kajen pada 25 November (Suara Merdeka, 26/11), jajaran anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) segera menyelidiki. "Kami menemukan gembok yang dipotong dengan gunting baja di lokasi kejadian," ujarnya, kemarin. Dari penemuan itu, lanjut Kapolres, anggota Satreskrim melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan Polda Jateng. Dari koordinasi itu, polisi mendapatkan beberapa nama yang dicurigai sering beraksi dalam pembobolan toko. Berdasarkan informasi itu, polisi menyelidiki dan mencari nama yang dicurigai. Akhirnya, Minggu lalu polisi mengendus keberadaan Tasuli (39) di Batang. Delapan anggota Satreskrim dipimpin Kasat Reskrim AKP Pramuja Sigit W meluncur dengan menggunakan dua mobil. Tasuli bersama dua temannya yang waktu itu menggunakan mobil Suzuki Carry warna biru dilaporkan bergerak menuju ke timur di jalur pantura. Kemudian terjadilah aksi pengejaran. Tembakan peringatan Di jalur Kalikuto, Weleri, Kendal, dua mobil polisi dapat menyusul mobil yang ditumpangi ketiga tersangka. Untuk menghentikan laju mobil, polisi memberikan tembakan peringatan. Tanpa perlawanan, ketiga orang itu dapat ditangkap dan dibawa ke Mapolres Pekalongan. Saat ini, Polres Pekalongan tengah mengembangkan kasus tersebut. "Kami sedang mencari jaringan mereka. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada hubungannya dengan jaringan sindikat pembobol toko di daerah lain. Mereka diduga melakukan kejahatan yang sama di daerah lain, seperti di Demak," ungkap Latif. Seperti diberitakan (Suara Merdeka, 26/12), toko elektronik Columbia Kajen dibobol pencuri. Beberapa barang senilai belasan juta rupiah digasak. Kasat Reskrim kepada wartawan menandaskan, dari hasil pemeriksaan sementara para tersangka membobol toko itu dengan menggunakan gunting dan linggis baja pada 25 November dini hari sekitar pukul 03.00 Dalam tempo kurang dari setengah jam, mereka menggasak belasan barang elektronik. Selain ketiga tersangka, polisi juga menangkap salah seorang penadahnya, yaitu Mb. Dia diperiksa demi mengungkap kemungkinan adanya jaringan penadah barang-barang curian dan sindikat pembobol toko. (G16-54j) |